Terjunkan Militer, AS Evakuasi Personel Diplomatik dari Sudan

Minggu, 23 April 2023 - 11:09 WIB
loading...
A A A
“Kekerasan tragis di Sudan ini telah merenggut nyawa ratusan warga sipil tak berdosa. Itu tidak masuk akal dan harus dihentikan,” kata Biden.

“Pihak yang berperang harus menerapkan gencatan senjata segera dan tanpa syarat, mengizinkan akses kemanusiaan tanpa hambatan, dan menghormati keinginan rakyat Sudan,” ia menambahkan.

Dengan keluarnya pekerja kedutaan Amerika terakhir, Washington menutup misi AS di Khartoum tanpa batas waktu.

AS mengatakan tidak memiliki rencana saat ini untuk evakuasi terkoordinasi pemerintah dari sekitar 16.000 orang Amerika lainnya yang tersisa di Sudan, menyebut situasinya terlalu berbahaya.

"Pertempuran yang meluas telah menyebabkan banyak kematian dan cedera warga sipil serta kerusakan infrastruktur penting dan menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima bagi personel Kedutaan Besar kami," kata Menteri Luar Negeri Antony Blinken dalam sebuah pernyataan.

AS telah merencanakan evakuasi dengan sungguh-sungguh pada hari Senin setelah konvoi kedutaan diserang di Khartoum. Pentagon mengkonfirmasi pada hari Jumat bahwa pasukan AS dipindahkan ke Camp Lemonnier di Djibouti menjelang kemungkinan evakuasi.

Baca Juga: Tentara Sudan Setuju Bantu Evakuasi Warga Asing

Evakuasi kedutaan yang dilakukan oleh militer AS relatif jarang dan biasanya hanya berlangsung dalam kondisi ekstrim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
BSKDN Kemendagri Perkuat...
BSKDN Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Uncen Dorong Lahirkan Inovasi Daerah
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved