Terjunkan Militer, AS Evakuasi Personel Diplomatik dari Sudan
Minggu, 23 April 2023 - 11:09 WIB
loading...
A
A
A
Ketika memerintahkan kedutaan untuk menarik staf atau menangguhkan operasi, Departemen Luar Negeri lebih suka membiarkan personelnya pergi dengan transportasi komersial jika itu merupakan pilihan.
Ketika kedutaan di Kiev ditutup sementara sebelum invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, staf menggunakan transportasi komersial untuk pergi.
Namun, dalam beberapa kasus baru-baru ini, terutama di Afghanistan pada tahun 2021, kondisi membuat keberangkatan komersial menjadi tidak mungkin atau sangat berbahaya. Pasukan AS menemani personel dari Kedutaan Besar AS di Tripoli, Libya, dalam konvoi darat ke Tunisia ketika mereka dievakuasi pada tahun 2014.
Pertempuran sengit pecah di Sudan Sabtu lalu antara SAF dan RSF paramiliter, yang dipimpin oleh Mohamed Hamdan Dagalo.
Keduanya adalah mantan sekutu tetapi ketegangan di antara mereka muncul selama negosiasi untuk mengintegrasikan RSF ke dalam militer negara tersebut sebagai bagian dari rencana untuk memulihkan pemerintahan sipil.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lebih dari 420 orang tewas dan 3.700 terluka dalam pertempuran itu dan di lapangan situasi kemanusiaan semakin memburuk.
Baca Juga: Arab Saudi Bersiap Evakuasi Warganya dari Sudan
Ketika kedutaan di Kiev ditutup sementara sebelum invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, staf menggunakan transportasi komersial untuk pergi.
Namun, dalam beberapa kasus baru-baru ini, terutama di Afghanistan pada tahun 2021, kondisi membuat keberangkatan komersial menjadi tidak mungkin atau sangat berbahaya. Pasukan AS menemani personel dari Kedutaan Besar AS di Tripoli, Libya, dalam konvoi darat ke Tunisia ketika mereka dievakuasi pada tahun 2014.
Pertempuran sengit pecah di Sudan Sabtu lalu antara SAF dan RSF paramiliter, yang dipimpin oleh Mohamed Hamdan Dagalo.
Keduanya adalah mantan sekutu tetapi ketegangan di antara mereka muncul selama negosiasi untuk mengintegrasikan RSF ke dalam militer negara tersebut sebagai bagian dari rencana untuk memulihkan pemerintahan sipil.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lebih dari 420 orang tewas dan 3.700 terluka dalam pertempuran itu dan di lapangan situasi kemanusiaan semakin memburuk.
Baca Juga: Arab Saudi Bersiap Evakuasi Warganya dari Sudan
(ian)
Lihat Juga :