Pakar: Satelit Militer Korut Diluncurkan untuk Target Musuh dengan Rudal Nuklir
Kamis, 20 April 2023 - 16:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 2,5 Juta Jemaah Ikuti Salat Tarawih dan Khataman Al-Quran di Masjidilharam
Kim Jong-un juga dilaporkan menekankan perlunya memperkuat potensi pertahanan independen negara untuk penggunaan kekuatan militer preemptive dan memberikan pengertian khusus dan pentingnya langkah-langkah ini sebagai tulang punggung kedaulatan Korea Utara dan hak untuk membela diri.
Dia memperjelas, Korea Utara membutuhkan satelit observasi militer untuk menyediakan pasukan militernya dengan koordinat yang akurat atau rute gerak maju waktu nyata untuk menargetkan musuh dengan berbagai rudal dan cara lain untuk mengirimkan senjata nuklir.
Pengumuman ini sejalan dengan penekanan pada penguatan pasukan pencegahan pada pertemuan ke-6 Komite Militer Pusat yang Diperluas dari Partai ke-8 yang diadakan pada tanggal 10 April 2023.
“Sulit untuk mengatakan apa kemampuan satelit observasi Korea, dan beberapa mungkin ingin menganggap ini tidak berarti. Kita tidak boleh melebih-lebihkan potensi Korea Utara bersamaan dengan meremehkannya, yang bahkan lebih berbahaya,” ujar pakar tersebut memperingatkan.
Kim Jong-un juga dilaporkan menekankan perlunya memperkuat potensi pertahanan independen negara untuk penggunaan kekuatan militer preemptive dan memberikan pengertian khusus dan pentingnya langkah-langkah ini sebagai tulang punggung kedaulatan Korea Utara dan hak untuk membela diri.
Dia memperjelas, Korea Utara membutuhkan satelit observasi militer untuk menyediakan pasukan militernya dengan koordinat yang akurat atau rute gerak maju waktu nyata untuk menargetkan musuh dengan berbagai rudal dan cara lain untuk mengirimkan senjata nuklir.
Pengumuman ini sejalan dengan penekanan pada penguatan pasukan pencegahan pada pertemuan ke-6 Komite Militer Pusat yang Diperluas dari Partai ke-8 yang diadakan pada tanggal 10 April 2023.
“Sulit untuk mengatakan apa kemampuan satelit observasi Korea, dan beberapa mungkin ingin menganggap ini tidak berarti. Kita tidak boleh melebih-lebihkan potensi Korea Utara bersamaan dengan meremehkannya, yang bahkan lebih berbahaya,” ujar pakar tersebut memperingatkan.
Lihat Juga :