Moskow: Polandia Akan Lenyap Jika Rusia-NATO Perang Langsung!

Sabtu, 15 April 2023 - 00:17 WIB
loading...
Moskow: Polandia Akan...
Moskow klaim negara Polandia akan lenyap jika Rusia dan NATO terlibat perang langsung. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Moskow mengeklaim Polandia akan lenyap jika perang langsung terjadi antara Rusia dan NATO, terlepas dari hasilnya.

Klaim itu disampaikan Wakil Kepala Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev. Dia menanggapi pernyataan Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki, yang mengungkapkan keyakinan bahwa aliansi Barat akan memenangkan konflik semacam itu.

Morawiecki, yang saat ini mengunjungi Amerika Serikat (AS), mengomentari konflik Ukraina dalam sebuah wawancara dengan NBC News pada hari Jumat (14/4/2023).

Pembawa acara Kristen Welker bertanya apakah dia khawatir bahwa serangan Ukraina di luar wilayahnya berisiko perang yang lebih luas, menyeret Polandia ke dalam konflik.

Baca Juga: Gara-gara Dokumen Bocor, AS Akui Kerahkan Pasukan Khusus ke Ukraina

PM Morawiecki menjawab bahwa dia tidak khawatir. "Karena ini akan menjadi perang antara Rusia dan NATO, dan Rusia akan kalah dalam perang ini dengan sangat cepat," katanya.

“Mereka percaya bahwa berperang dengan Ukraina berarti mereka berperang dengan Barat dan berperang dengan NATO, padahal faktanya adalah bahwa kami hanya mendukung negara yang diinvasi secara brutal," lanjut Morawiecki.

Medvedev, yang merupakan mantan Presiden Rusia, men-tweet sebagai tanggapan bahwa dia tidak begitu yakin tentang pihak mana yang akan menang. “Tetapi mengingat peran Polandia sebagai pos terdepan NATO di Eropa, negara ini pasti akan lenyap bersama kebodohan Perdana Menteri," paparnya.

Pejabat Rusia itu sebelumnya telah memperingatkan kemungkinan eskalasi konflik Ukraina, yang dianggap Moskow sebagai perang proksi melawannya oleh AS dan sekutunya.

Jika itu terjadi, kata Medvedev, permusuhan bisa menjadi perang nuklir, dan semua pihak akan dirugikan secara dahsyat.

Morawiecki adalah salah satu kritikus Rusia yang paling lantang dan keterlibatannya di Ukraina. Dia mengeklaim Rusia mirip dengan Nazi Jerman dalam tujuan dan metodenya, dan menuduh negara-negara di Uni Eropa yang tidak sepenuhnya mendukung Ukraina, menenangkan Moskow.

Selama kunjungannya ke AS, pemimpin Polandia itu menyampaikan pidato di Atlantic Council, sebuah think-tank pro-NATO, di mana dia menegaskan kembali kasusnya untuk berinvestasi di Ukraina. Jika Kiev kalah, klaimnya, "zaman keemasan" Barat bisa berakhir.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved