Gara-gara Dokumen Bocor, AS Akui Kerahkan Pasukan Khusus ke Ukraina
Kamis, 13 April 2023 - 10:11 WIB
loading...
Amerika Serikat akui mengerahkan pasukan khusus ke Ukraina setelah bocoran dokumen rahasia Pentagon mengungkapnya. Foto/National Interest
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) akhirnya mengakui telah mengerahkan pasukan khusus ke Ukraina setelah dokumen rahasia Pentagon bocor ke publik.
Kendati demikian, Amerika menegaskan bahwa pasukan khususnya hanya ditugaskan di Kedutaan AS di Kiev.
Pengakuan itu disampaikan juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby kepada Peter Doocy dari Fox News, yang dilansir Kamis (13/4/2023).
Kirby ditanya tentang dokumen Pentagon yang bocor yang menunjukkan bahwa ada pasukan khusus AS yang beroperasi di negara yang dilanda perang tersebut.
Baca Juga: Kebocoran Dokumen Ungkap Jumlah Pasukan Khusus NATO di Ukraina
"Saya tidak akan membicarakan secara spesifik jumlah dan hal semacam itu. Tetapi untuk menjawab pertanyaan Anda yang sebenarnya, ada sedikit kehadiran militer AS di kedutaan dalam hubungannya dengan kantor Atase Pertahanan untuk membantu kami mengerjakan akuntabilitas dari materi yang masuk dan keluar dari Ukraina," kata Kirby, merujuk pada senjata dan dukungan lain yang telah dikirim AS ke Kiev.
Kendati demikian, Amerika menegaskan bahwa pasukan khususnya hanya ditugaskan di Kedutaan AS di Kiev.
Pengakuan itu disampaikan juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby kepada Peter Doocy dari Fox News, yang dilansir Kamis (13/4/2023).
Kirby ditanya tentang dokumen Pentagon yang bocor yang menunjukkan bahwa ada pasukan khusus AS yang beroperasi di negara yang dilanda perang tersebut.
Baca Juga: Kebocoran Dokumen Ungkap Jumlah Pasukan Khusus NATO di Ukraina
"Saya tidak akan membicarakan secara spesifik jumlah dan hal semacam itu. Tetapi untuk menjawab pertanyaan Anda yang sebenarnya, ada sedikit kehadiran militer AS di kedutaan dalam hubungannya dengan kantor Atase Pertahanan untuk membantu kami mengerjakan akuntabilitas dari materi yang masuk dan keluar dari Ukraina," kata Kirby, merujuk pada senjata dan dukungan lain yang telah dikirim AS ke Kiev.
Lihat Juga :