Dokumen Rahasia Pentagon Bocor, China Tuntut Penjelasan AS
Kamis, 13 April 2023 - 16:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 4 Hal Besar yang Terkuak dalam Dokumen Pentagon
“Fakta telah membuktikan sekali lagi bahwa apa yang disebut 'nilai-nilai demokrasi' yang diklaim oleh AS hanyalah dalih dan alat untuk AS untuk mencari keuntungan egois,” ia menambahkan.
Kumpulan dokumen sensitif pertama tampaknya muncul secara online pada awal Februari, tetapi tidak menarik perhatian media secara luas hingga minggu lalu. Pejabat AS tidak mengkonfirmasi atau menyangkal keaslian dokumen tersebut, namun mengklaim bahwa beberapa di antaranya telah dipalsukan.
Washington juga meluncurkan beberapa penyelidikan dan penyelidikan kriminal atas kebocoran tersebut, sambil berjuang untuk menghapus file dari internet.
Satu memo yang bocor, dilaporkan berdasarkan sinyal intelijen, memberikan perincian tentang diskusi internal di antara pejabat tinggi Korea Selatan, yang diduga menyuarakan keprihatinan bahwa amunisi yang dijual Seoul ke AS pada akhirnya dapat dikirim ke Ukraina. Pejabat Seoul menolak gagasan aksi mata-mata AS dan menyebutnya sebagai "rekayasa."
“Fakta telah membuktikan sekali lagi bahwa apa yang disebut 'nilai-nilai demokrasi' yang diklaim oleh AS hanyalah dalih dan alat untuk AS untuk mencari keuntungan egois,” ia menambahkan.
Kumpulan dokumen sensitif pertama tampaknya muncul secara online pada awal Februari, tetapi tidak menarik perhatian media secara luas hingga minggu lalu. Pejabat AS tidak mengkonfirmasi atau menyangkal keaslian dokumen tersebut, namun mengklaim bahwa beberapa di antaranya telah dipalsukan.
Washington juga meluncurkan beberapa penyelidikan dan penyelidikan kriminal atas kebocoran tersebut, sambil berjuang untuk menghapus file dari internet.
Satu memo yang bocor, dilaporkan berdasarkan sinyal intelijen, memberikan perincian tentang diskusi internal di antara pejabat tinggi Korea Selatan, yang diduga menyuarakan keprihatinan bahwa amunisi yang dijual Seoul ke AS pada akhirnya dapat dikirim ke Ukraina. Pejabat Seoul menolak gagasan aksi mata-mata AS dan menyebutnya sebagai "rekayasa."
Lihat Juga :