Dokumen Rahasia Pentagon Bocor, China Tuntut Penjelasan AS
Kamis, 13 April 2023 - 16:23 WIB
loading...
Dokumen rahasia Pentagon bocor, China tuntut penjelasan dari AS. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BEIJING - Kementerian Luar Negeri China menyinggung skandal yang terungkap akibat kebocoran informasi intelijen Pentagon di tengah upaya badan-badan Amerika Serikat (AS) menahan kejatuhan hubungan diplomatik. Dokumen yang bocor tersebut diduga mengungkap sejauh mana AS memata-matai sekutu dan mitra utama, termasuk Korea Selatan dan Israel.
“Kami mencatat bahwa banyak media telah menunjukkan bahwa dokumen militer AS yang bocor ini dengan jelas menunjukkan keterlibatan mendalam AS dalam krisis Ukraina," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin.
"Mereka juga menunjukkan sekali lagi bahwa AS telah lama menggunakan keunggulan teknologinya untuk melakukan pencurian rahasia tanpa pandang bulu, pengawasan dan penyadapan di negara-negara di dunia, termasuk sekutunya," sambungnya seperti dikutip dari RT, Kamis (13/4/2023).
Lusinan dokumen rahasia AS telah bocor di dunia maya dalam beberapa pekan terakhir, dalam pelanggaran keamanan yang dimaksudkan untuk mengungkap pengumpulan intelijen Washington terhadap teman dan musuhnya.
“AS perlu memberikan penjelasan kepada komunitas internasional untuk hal ini,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China.
“Kami mencatat bahwa banyak media telah menunjukkan bahwa dokumen militer AS yang bocor ini dengan jelas menunjukkan keterlibatan mendalam AS dalam krisis Ukraina," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin.
"Mereka juga menunjukkan sekali lagi bahwa AS telah lama menggunakan keunggulan teknologinya untuk melakukan pencurian rahasia tanpa pandang bulu, pengawasan dan penyadapan di negara-negara di dunia, termasuk sekutunya," sambungnya seperti dikutip dari RT, Kamis (13/4/2023).
Lusinan dokumen rahasia AS telah bocor di dunia maya dalam beberapa pekan terakhir, dalam pelanggaran keamanan yang dimaksudkan untuk mengungkap pengumpulan intelijen Washington terhadap teman dan musuhnya.
“AS perlu memberikan penjelasan kepada komunitas internasional untuk hal ini,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China.
Lihat Juga :