PBB Instruksikan Staf di Afghanistan Tidak ke Kantor
Selasa, 11 April 2023 - 21:36 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa staf perempuan PBB di negara itu telah mengalami pembatasan pergerakan sejak Taliban merebut kekuasaan pada 2021, termasuk pelecehan dan penahanan.
Wakil Perwakilan Khusus PBB, Koordinator Residen dan Kemanusiaan untuk Afghanistan, Ramiz Alakbarov, pada minggu lalu menyebut keputusan Taliban sebagai pelanggaran hak asasi manusia yang tak tertandingi.
“Nyawa perempuan Afghanistan dipertaruhkan,” katanya.
“Tidak mungkin menjangkau perempuan tanpa perempuan,” ia menambahkan.
PBB pekan lalu mengatakan Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Afghanistan, Roza Otunbayeva, terlibat dengan Taliban di tingkat tertinggi untuk berupaya agar perintah tersebut dicabut.
Baca Juga: Ulama Afghanistan Kritik Larangan Pendidikan bagi Anak Perempuan
“Dalam sejarah Perserikatan Bangsa-Bangsa, tidak ada rezim lain yang pernah mencoba melarang perempuan bekerja untuk Organisasi hanya karena mereka perempuan. Keputusan ini merupakan serangan terhadap perempuan, prinsip dasar PBB, dan hukum internasional,” kata Otunbayeva.
Wakil Perwakilan Khusus PBB, Koordinator Residen dan Kemanusiaan untuk Afghanistan, Ramiz Alakbarov, pada minggu lalu menyebut keputusan Taliban sebagai pelanggaran hak asasi manusia yang tak tertandingi.
“Nyawa perempuan Afghanistan dipertaruhkan,” katanya.
“Tidak mungkin menjangkau perempuan tanpa perempuan,” ia menambahkan.
PBB pekan lalu mengatakan Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Afghanistan, Roza Otunbayeva, terlibat dengan Taliban di tingkat tertinggi untuk berupaya agar perintah tersebut dicabut.
Baca Juga: Ulama Afghanistan Kritik Larangan Pendidikan bagi Anak Perempuan
“Dalam sejarah Perserikatan Bangsa-Bangsa, tidak ada rezim lain yang pernah mencoba melarang perempuan bekerja untuk Organisasi hanya karena mereka perempuan. Keputusan ini merupakan serangan terhadap perempuan, prinsip dasar PBB, dan hukum internasional,” kata Otunbayeva.
Lihat Juga :