Gadis 15 Tahun Diduga Diperkosa dan Dibunuh, Kota India Jadi Medan Tempur
Senin, 20 Juli 2020 - 14:41 WIB
loading...
A
A
A
Daerah di mana dugaan pemerkosaan dan pembunuhan terjadi berada di bawah wilayah Chaturagaj-Sonapur. Korban ditemukan di tepi jalan Minggu pagi hari, sekitar 700 meter dari rumahnya. Dia dibawa ke rumah sakit Chopra dan kemudian ke dirujuk rumah sakit sub-divisi Islampur di mana dokter menyatakan dia telah meninggal. (Baca: Perempuan India Diperkosa di Bus, Ada Banyak Penumpang di Dalamnya )
Keluarga korban mengklaim bahwa ponsel dan jaringan orang yang diduga sebagai pembunuh korban telah ditemukan, tetapi seorang petugas polisi yang meminta ditulis secara anonim mengatakan; "Sebotol racun juga ditemukan."
Penduduk lokal dan pendukung BJP memblokir jalan raya di Chopra selama berjam-jam. Pada sore hari, massa memblokade kawasan jalan NH-31. Ketika polisi mencoba untuk menghapus blokade, para pengunjuk rasa melemparkan batu. Beberapa bentrokan terjadi dan polisi harus menggunakan tembakan gas air mata untuk mengendalikan situasi.
"Tubuh (korban) telah dikirim untuk pemeriksaan post mortem," kata petugas polisi Kartik Chandra Mondal, seperti dikutip Hindustan Times, Senin (20/7/2020).
Saudara perempuan dari korban mengklaim bahwa korban diperkosa dan dibunuh karena keluarganya mendukung BJP. Dia mengklaim bahwa dirinya adalah pemimpin BJP lokal dan menyalahkan Partai Kongres Trinamool (TMC) yang berkuasa atas insiden tersebut.
Keluarga korban mengklaim bahwa ponsel dan jaringan orang yang diduga sebagai pembunuh korban telah ditemukan, tetapi seorang petugas polisi yang meminta ditulis secara anonim mengatakan; "Sebotol racun juga ditemukan."
Penduduk lokal dan pendukung BJP memblokir jalan raya di Chopra selama berjam-jam. Pada sore hari, massa memblokade kawasan jalan NH-31. Ketika polisi mencoba untuk menghapus blokade, para pengunjuk rasa melemparkan batu. Beberapa bentrokan terjadi dan polisi harus menggunakan tembakan gas air mata untuk mengendalikan situasi.
"Tubuh (korban) telah dikirim untuk pemeriksaan post mortem," kata petugas polisi Kartik Chandra Mondal, seperti dikutip Hindustan Times, Senin (20/7/2020).
Saudara perempuan dari korban mengklaim bahwa korban diperkosa dan dibunuh karena keluarganya mendukung BJP. Dia mengklaim bahwa dirinya adalah pemimpin BJP lokal dan menyalahkan Partai Kongres Trinamool (TMC) yang berkuasa atas insiden tersebut.
Lihat Juga :