China Simulasikan Serangan ke Taiwan dari Kapal Induk

Senin, 10 April 2023 - 12:53 WIB
loading...
A A A
Kementerian Pertahanan Taiwan mengulangi bahwa pihaknya beroperasi di bawah prinsip "tidak meningkatkan konflik dan tidak menyebabkan perselisihan", tetapi telah melakukan latihan tanggapan termasuk pengerahan kendaraan rudal anti-kapal berbasis pantai dan pengerahan speedboat rudal.

Peluncuran J-15 juga memicu tanggapan militer dari Jepang. Pada hari Senin, kementerian pertahanannya mengonfirmasi telah melakukan pengerahan jet setelah merekam lepas landas dan pendaratan oleh sekitar 80 jet tempur dan 40 helikopter dari kapal induk Shandong.

Kementerian Pertahanan Jepang juga menyediakan peta pelacakan Shandong dan empat kapal lain, mengungkapkan bahwa kapal-kapal itu bergerak lebih dekat ke pantai timur Taiwan antara Jumat hingga Minggu.

Berbicara setelah pejabat China dan Jepang bertemu untuk diskusi rutin tentang sengketa maritim, kepala sekretaris kabinet Jepang Hirokazu Matsuno mengatakan kepada wartawan bahwa Jepang mengawasi latihan militer China dengan cermat.

“Pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan tidak hanya penting bagi keamanan Jepang, tetapi juga bagi stabilitas masyarakat internasional secara keseluruhan,” ujarnya.

Amerika Serikat (AS) mengatakan sedang mengawasi perkembangan dengan cermat. Pada hari Senin, Angkatan Laut AS mengonfirmasi telah melakukan latihan kebebasan navigasi di Laut China Selatan, dekat Kepulauan Spratly yang disengketakan.

AS melakukan misi semacam itu secara semi-reguler, untuk menantang klaim berbagai negara atas perairan internasional, yang secara konsisten menuai tanggapan marah dari China.

Beberapa waktu kemudian, Beijing menuduh AS telah "menyusup secara ilegal".
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Trump Klaim AS Segera...
Trump Klaim AS Segera Menangkan Perang Lawan Iran: Anda Akan Lihat Hasilnya
Rekomendasi
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved