Pilu Xiaohuamei Gegerkan China: Leher Dirantai, Dipaksa Hasilkan 8 Anak

Senin, 10 April 2023 - 07:50 WIB
loading...
A A A
Pihak berwenang awalnya membantah kasus itu terkait dengan perdagangan manusia, yang cukup umum di pedesaan China, tetapi penyelidikan tingkat tinggi diluncurkan setelah protes publik.

Kasus tersebut memicu kemarahan di media sosial, dengan banyak yang mengutuk hukuman itu terlalu ringan.

“Hanya sembilan tahun penjara karena telah menghancurkan hidup seseorang,” kritik salah satu pengguna platform media sosial, Weibo.

“Masih jauh dari cukup, tapi itu bukti bahwa internet itu bermanfaat,” tulis pengguna Weibo yang lain.

“Jika begitu banyak orang tidak memperhatikan, masalah ini tidak akan pernah terselesaikan.”

Konsekuensi dari kebijakan satu anak China—dilonggarkan baru-baru pada tahun 2016—telah menyebabkan kekurangan perempuan, karena anak laki-laki lebih disukai secara tradisional.

Ketidakseimbangan gender yang dihasilkan diyakini telah memicu perdagangan manusia, menurut laporan kongres Amerika Serikat.

Kondisi itu memicu wanita muda diculik dan dipaksa menikah di desa-desa di mana mereka kalah jumlah dengan laki-laki.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved