Murka, China Mulai Latihan Pengepungan Taiwan

Sabtu, 08 April 2023 - 15:16 WIB
loading...
Murka, China Mulai Latihan...
China mulai latihan militer pengepungan Taiwan. Foto/Ilustrasi
A A A
BEIJING - Militer China telah mulai melatih latihan militer pengepungan Taiwan selama tiga hari. Beijing menyebut operasi itu sebagai peringatan keras bagi pemerintah Taiwan. China selama ini yang memandang Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri dari negara itu.

Latihan dimulai beberapa jam setelah Presiden Tsai Ing-wen kembali dari perjalanan ke Amerika Serikat (AS).

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan 42 pesawat militer China dan delapan kapal melintasi garis median Selat Taiwan.

Garis tersebut merupakan garis pemisah tidak resmi antara wilayah China dan Taiwan.

Media pemerintah China mengatakan latihan militer itu akan secara bersamaan mengatur patroli dan gerak maju di sekitar pulau Taiwan, membentuk sikap pengepungan dan pencegahan menyeluruh.

"Artileri roket jarak jauh, kapal perusak angkatan laut, kapal rudal, pesawat tempur angkatan udara, pembom, pengacau dan pengisi bahan bakar semuanya telah dikerahkan oleh militer China," sambung laporan itu seperti dilansir dari BBC, Sabtu (8/4/2023).

Baca Juga: China Kirim 3 Kapal Perang Kepung Taiwan untuk Hari Kedua

Operasi tiga hari China di sekitar Taiwan - dijuluki "Pedang Tajam Bersatu" - akan berlangsung hingga Senin, kata Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan akan menanggapi latihan China dengan sikap tenang, rasional, dan serius berdasarkan prinsip tidak meningkatkan konflik, atau menyebabkan perselisihan untuk mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional.

Agustus lalu, Beijing melakukan latihan hampir seminggu di sekitar Taiwan setelah pendahulu Kevin McCarthy, Nancy Pelosi, mengunjungi Taipei.

Latihan tersebut, unjuk kekuatan terbesar China dalam beberapa tahun, termasuk pengerahan jet tempur dan kapal perang, serta penembakan rudal balistik.

Taiwan menganggap dirinya sebagai negara berdaulat, dengan konstitusi dan pemimpinnya sendiri.

Baca Juga: China Sanksi Duta Besar de Facto Taiwan untuk AS

Tetapi China melihat pulau itu sebagai provinsi yang memisahkan diri yang pada akhirnya akan berada di bawah kendali Beijing bahkan dengan kekerasan jika perlu.

Presiden China Xi Jinping mengatakan reunifikasi dengan Taiwan harus dipenuhi.

Meskipun China sering mengadakan latihan di sekitar Taiwan, "pengepungan" dipandang sebagai tanggapan atas pertemuan Presiden Taiwan Tsai Ing Wen dengan Ketua DPR AS Kevin McCarthy pada hari Rabu lalu.

Presiden Tsai pada hari Sabtu mengatakan bahwa pemerintahnya akan terus bekerja dengan AS dan negara demokrasi lainnya karena pulau itu menghadapi ekspansi otoriter yang berkelanjutan dari China.

Dia membuat komentar dalam pertemuan dengan delegasi kongres AS di Taipei yang dipimpin oleh ketua komite urusan luar negeri DPR Michael McCaul.

McCaul mengatakan Washington bekerja untuk memasok senjata ke Taiwan, bukan untuk perang, tapi untuk perdamaian.

Baca Juga: Seteru Memanas, AS dan China Saling Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Taiwan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved