Ini Penyebab Ketegangan Rusia-AS Menurut Vladimir Putin

Kamis, 06 April 2023 - 02:02 WIB
loading...
Ini Penyebab Ketegangan...
Presiden Rusia Vladimir Putin membeberkan penyebab ketegangan negaranya dengan AS. Foto/RT
A A A
MOSKOW - Kebuntuan yang terjadi saat ini antara Moskow dan Washington muncul karena dukungan Amerika Serikat (AS) untuk kudeta 2014 di Ukraina . Hal itu diungkapkan Presiden Rusia Vladimir Putin .

“Hubungan antara Rusia dan AS, yang secara langsung bergantung pada keamanan dan stabilitas global, sayangnya mengalami krisis yang mendalam,” kata Putin kepada 17 duta besar yang berkumpul di Kremlin untuk secara resmi menunjukkan surat kepercayaan mereka.

"Krisis ini berakar pada pendekatan yang berbeda secara fundamental terhadap pembentukan tatanan dunia modern,” tambahnya seperti dilansir dari RT, Kamis (6/4/2023).

Menyinggung utusan Amerika Serikat (AS) Lynne Tracy, presiden Rusia itu meminta maaf karena agak mengganggu "suasana ramah" dari upacara kredensial.

Baca Juga: Finlandia Gabung NATO, Pukulan Telak Buat Vladimir Putin

“Saya tidak bisa tidak mengatakan hari ini bahwa penggunaan alat kebijakan luar negeri AS seperti 'revolusi warna', dan dukungan dalam hal ini untuk kudeta di Kiev pada tahun 2014, pada akhirnya menyebabkan krisis Ukraina saat ini dan memberikan kontribusi tambahan untuk degradasi hubungan Rusia-Amerika,” beber Putin.

Moskow telah berulang kali menunjuk pemberontakan Maidan sebagai akar penyebab kekacauan di Ukraina, karena pada akhirnya mengakibatkan perlunya intervensi militer untuk memastikan keamanan Rusia. Berbicara di sebuah acara pada November 2022, Putin mengatakan bahwa semua ini tidak akan terjadi jika bukan karena kudeta Februari 2014.

Menurut Presiden Rusia itu, penggulingan dengan kekerasan dari pemerintah yang dipilih secara demokratis, 'dibidani' oleh diplomat AS Victoria Nuland dan kemudian wakil presiden AS saat itu, Joe Biden, membawa nasionalis anti-Rusia berkuasa dan memberi Washington "kontrol penuh" atas Ukraina.

Baca Juga: Eks Pejabat CIA Prediksi Putin Bakal Seperti Mayat Berjalan karena Disingkirkan Jenderalnya

Putin mengatakan kepada Tracy bahwa Moskow tetap berkomitmen untuk membangun hubungan dengan Washington semata-mata berdasarkan prinsip kesetaraan, menghormati kedaulatan dan kepentingan satu sama lain, dan tidak mencampuri urusan dalam negeri.

Berbicara kepada semua duta besar, Presiden Rusia itu mengatakan Moskow tidak bermaksud untuk mengasingkan diri dan terbuka untuk kemitraan yang konstruktif dengan semua orang, tanpa niat tersembunyi atau bermusuhan, tetapi mengharapkan mereka didasarkan pada kesetaraan dan pertimbangan bersama.

"Tindakan Rusia akan dipandu oleh prioritas internalnya, tetapi juga kesadaran akan tanggung jawab khususnya untuk menjaga stabilitas dan keamanan di tingkat global dan regional,” kata Putin, mengutip platform kebijakan luar negeri yang baru saja diperbarui.

Baca Juga: Sistem Rudal Rusia Dilaporkan Dipasang di Dekat Rumah Putin, Ada Apa?
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved