Turki Kecam Aksi Brutal Polisi Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Rabu, 05 April 2023 - 20:42 WIB
loading...
Turki Kecam Aksi Brutal...
Warga Palestina melakukan salat subuh di Gerbang Al-Asbat ketika polisi Israel kembali menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada 5 April 2023. Foto/Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency
A A A
ANKARA - Turki pada Rabu (5/4/2023), mengecam penggerebekan polisi Israel di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur dan penangkapan terhadap warga Palestina.

Menurut laporan Kantor Berita Anadolu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Turki mengutuk keras serangan subuh di kompleks masjid, dengan mengatakan menyerang jemaah selama bulan suci Ramadan tidak dapat diterima.

Kemlu Turki meminta pemerintah Israel segera menghentikan semua provokasi dan serangan yang dapat semakin meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.

Di Twitter, Ibu Negara Turki, Emine Erdogan, mengutuk "serangan keji" di Al-Aqsa. Dia menambahkan, "Tugas hati nurani untuk menjadi suara saudara dan saudari Palestina kita yang berjuang untuk melindungi warisan kita bersama Masjid Al-Aqsa."

Baca juga: Mantan Perdana Menteri Ehud Barak Tegaskan Israel Punya Bom Nuklir

Mengatakan bahwa "serangan tidak adil" oleh pasukan Israel selama bulan Ramadan telah "menghancurkan hati kita", Emine Erdogan menyeru agar "penganiayaan terhadap orang-orang tak berdosa, termasuk wanita, anak-anak dan orang tua, diakhiri sesegera mungkin dan penindas akan dimintai pertanggungjawaban."

Juru bicara Kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin, juga mengutuk serangan terhadap Al-Aqsa. Dia berjanji terus menentang "segala upaya mengubah status agama dan sejarah Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa."

Dia meminta Israel "segera mengakhiri" serangannya dan melindungi kebebasan beribadah di Yerusalem dan mendesak masyarakat internasional segera mengambil tindakan.

“Palestina sedang berduka, tapi tidak pernah sendirian. Kami akan terus mendukung saudara-saudara Palestina kami dengan cara yang sekuat mungkin,” tegas Kalin.

Penganiayaan Tanpa Henti


Direktur Komunikasi, Fahrettin Altun, juga menyuarakan kecaman. "Turki akan melanjutkan upaya melindungi hak-hak saudara Palestina kita dan mendukung mereka di segala bidang," papar dia.

Menteri Pertahanan Nasional Turki Hulusi Akar juga "mengutuk keras" serangan Israel saat berbicara di acara di ibu kota, Ankara.

"Saya mengutuk keras tindakan Israel terhadap orang-orang yang tidak memiliki (niat) di hati dan pikiran mereka selain mengekspresikan dan mengamalkan iman dan ibadah mereka," ujar dia.

Pejabat tinggi Turki lainnya, Ketua Parlemen, Mustafa Sentop, mengecam Israel melanjutkan "penganiayaan tanpa henti" terhadap warga Palestina selama bulan suci Ramadan.

"Saya mengutuk kekejaman yang dilakukan terhadap saudara dan saudari Palestina kami oleh pasukan keamanan Israel, (yang) mengabaikan spiritualitas dan kesucian Masjid Al-Aqsa," papar Sentop.

Dia membuat seruan universal untuk "mengutuk kekejaman yang tidak manusiawi ini dan untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina dan mendukung mereka" sebagai tugas kemanusiaan dan moral.

Polisi Israel, Rabu, mengatakan mereka menahan 350 warga Palestina dari kompleks tersebut. Saksi mengatakan polisi menggunakan kekuatan berlebihan, termasuk gas air mata.

Pasukan Israel dan pemukim Yahudi sering melakukan penggerebekan di masjid.

Bagi umat Islam, Al-Aqsa mewakili situs tersuci ketiga Islam, sedangkan orang Yahudi menyebut daerah itu Temple Mount.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama Perang Arab-Israel 1967. Zionis menganeksasi seluruh kota pada tahun 1980, langkah yang tidak pernah diakui komunitas internasional.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Berita Terkini
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Infografis
Brigade al-Qassam Hamas...
Brigade al-Qassam Hamas Bantai 15 Tentara Zionis Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved