Politisi Jepang Usulkan Tempat Perlindungan Bom Baru

Rabu, 05 April 2023 - 16:00 WIB
loading...
Politisi Jepang Usulkan...
Warga Jepang membeli tempat perlindungan bom di tengah berbagai ancaman keselamatan. Foto/REUTERS
A A A
TOKYO - Jepang dapat meloloskan undang-undang yang memfasilitasi peluncuran tempat perlindungan bom paling cepat tahun fiskal berikutnya.

Hal itu diungkapkan Keiji Furuya, anggota Partai Demokrat Liberal yang berkuasa di Jepang.

“Jepang tidak terlibat dalam perang selama 77 tahun, tetapi apa yang kita terima sejak saat itu tidak lagi berlaku,” ujar Furuya, mantan kepala Komisi Keamanan Publik Nasional dan wakil pemimpin sekelompok anggota parlemen yang melobi untuk tindakan tersebut.

Dia menjelaskan hal itu dalam wawancara dengan Bloomberg News yang diterbitkan pada Selasa (4/4/2023). “Dunia telah banyak berubah,” papar Furuya.

Baca juga: 400 Warga Palestina Ditahan dalam Serangan Brutal Israel di Masjid Al-Aqsa

Hanya 4% dari situs yang ditunjuk sebagai tempat perlindungan bom di Jepang terletak di bawah tanah, menurut Kyodo News.

Menurut Furuya, rancangan undang-undang yang menguraikan jadwal penyediaan tempat perlindungan dapat disahkan paling cepat tahun anggaran berikutnya.

Inisiatif ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Tokyo dan Beijing, serta antara Beijing dan Amerika Serikat (AS), sekutu Jepang.

Tahun lalu, Jepang menyampaikan protes diplomatik ke China setelah mengklaim beberapa rudal balistik yang ditembakkan oleh militer China selama latihan di sekitar Taiwan jatuh di perairan zona ekonomi eksklusif Jepang.

Kementerian Luar Negeri China mengatakan pada saat itu bahwa latihan tersebut dilakukan sesuai dengan hukum internasional.

Korea Utara secara drastis menggenjot uji coba rudal pada tahun 2022, dengan beberapa proyektil mendarat di dekat wilayah Jepang.

Pyongyang telah menyatakan tes tersebut merupakan tanggapan atas latihan bersama AS-Korea Selatan.

Pada Februari, legislator Jepang menyetujui rekor anggaran pertahanan USD50 miliar, mengutip tantangan keamanan baru.

Pemerintah juga telah merevisi strategi keamanan nasional negara tersebut untuk memasukkan perolehan “kemampuan serangan balik” dengan tujuan mencegah serangan musuh.

Menyusul pertemuan di bulan Januari, para pejabat AS dan Jepang berjanji meningkatkan latihan militer dan meningkatkan kerja sama pertahanan.

Tokyo dan Washington secara teratur melakukan latihan angkatan laut dan darat, termasuk manuver yang berfokus pada serangan amfibi dan perang anti-kapal selam.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Data Direvisi, Jumlah...
Data Direvisi, Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran Tembus 600 Orang
Wow, Jepang Akan Uji...
Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut
Rekomendasi
Puslabfor Polri Datangi...
Puslabfor Polri Datangi Klinik Mordent, Olah TKP Lanjutan Kematian Sutrimo
Profil Destry Damayanti,...
Profil Destry Damayanti, Penjabat Sementara Gubernur BI Gantikan Perry Warjiyo
Gebyar Kebaya di SCBD,...
Gebyar Kebaya di SCBD, Rayakan Jati Diri Perempuan Indonesia
Berita Terkini
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved