Stasiun Radio Ini Ditutup Taliban karena Memutar Musik di Bulan Ramadan
Minggu, 02 April 2023 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Kepala stasiun, Najia Sorosh membantah adanya pelanggaran. Ia dengan mengatakan, penutupan tidak perlu dan menyebutnya sebagai konspirasi. “Taliban memberi tahu kami bahwa Anda telah menyiarkan musik. Kami belum menyiarkan musik apa pun,” katanya.
Baca juga: Taliban Pamer Ratusan Kendaraan Militer AS yang Ditinggalkan
Sorosh mengatakan, pada pukul 11:40 pada hari Kamis, perwakilan dari Kementerian Informasi dan Kebudayaan dan Direktorat Wakil dan Kebajikan tiba di stasiun dan mematikannya. Dia mengatakan, staf stasiun telah menghubungi Vice and Virtue, tetapi pejabat di sana mengatakan mereka tidak memiliki informasi tambahan tentang penutupan tersebut.
Banyak jurnalis kehilangan pekerjaan setelah Taliban mengambil alih kekuasaan pada Agustus 2021. Outlet media tutup karena kekurangan dana atau karena staf meninggalkan negara itu, menurut Asosiasi Jurnalis Independen Afghanistan.
Taliban telah melarang perempuan dari sebagian besar pekerjaan dan pendidikan di luar kelas enam, termasuk universitas. Tidak ada larangan resmi untuk musik. Selama pemerintahan mereka sebelumnya pada akhir 1990-an, Taliban melarang sebagian besar televisi, radio, dan surat kabar di negara itu.
Baca juga: Taliban Pamer Ratusan Kendaraan Militer AS yang Ditinggalkan
Sorosh mengatakan, pada pukul 11:40 pada hari Kamis, perwakilan dari Kementerian Informasi dan Kebudayaan dan Direktorat Wakil dan Kebajikan tiba di stasiun dan mematikannya. Dia mengatakan, staf stasiun telah menghubungi Vice and Virtue, tetapi pejabat di sana mengatakan mereka tidak memiliki informasi tambahan tentang penutupan tersebut.
Banyak jurnalis kehilangan pekerjaan setelah Taliban mengambil alih kekuasaan pada Agustus 2021. Outlet media tutup karena kekurangan dana atau karena staf meninggalkan negara itu, menurut Asosiasi Jurnalis Independen Afghanistan.
Taliban telah melarang perempuan dari sebagian besar pekerjaan dan pendidikan di luar kelas enam, termasuk universitas. Tidak ada larangan resmi untuk musik. Selama pemerintahan mereka sebelumnya pada akhir 1990-an, Taliban melarang sebagian besar televisi, radio, dan surat kabar di negara itu.
(esn)
Lihat Juga :