Badai Ekstrem Landa Sejumlah Negara Bagian AS, 21 Tewas

Minggu, 02 April 2023 - 07:35 WIB
loading...
Badai Ekstrem Landa...
Sedikitnya 21 orang tewas setelah serangkaian tornado menghantam bagian Selatan dan Barat Tengah Amerika Serikat (AS). Foto/WNCT
A A A
WASHINGTON - Sedikitnya 21 orang tewas setelah serangkaian tornado menghantam bagian Selatan dan Barat Tengah Amerika Serikat (AS). Rumah-rumah hancur dan ribuan orang kehilangan listrik setelah tornado menyebabkan kehancuran di beberapa negara bagian.

Di Arkansas sejumlah kendaraan terbalik, pohon tumbang dan kabel listrik dirobohkan. Lima orang dilaporkan tewas di sana serta tujuh di Tennessee, empat di Illinois dan tiga di Indiana. Alabama dan Mississippi juga memiliki korban jiwa.

Salah satu penduduk ibu kota negara bagian Arkansas, Little Rock - tempat terjadinya tornado besar - mengatakan kepada Washington Post bahwa dia merasa benar-benar tidak percaya.

"Saya telah tinggal di wilayah ini sejak tahun 1985. Saya mengenal seluruh wilayah dengan cukup baik. Tidak dapat mengenali tempat-tempat terkenal hanya membuat saya terkejut. Saya melihat bangunan penyimpanan terletak tiga mil di jalan dari tempat yang seharusnya," katanya seperti dikutip dari BBC, Minggu (2/4/2023).

Satu orang meninggal di Little Rock, bersama empat orang lainnya di kota kecil Wynne.

"Saya sedih kota saya sangat terpukul," kata Heidi Jenkins, seorang pemilik salon di Wynne, kepada kantor berita AP.

Baca Juga: Terjangan Tornado Hancurkan Negara Bagian AS, Tewaskan 23 Orang

"Sekolah kami hilang, gereja saya hilang. Saya sedih untuk semua orang yang kehilangan rumah," imbuhnya.

Gubernur Sarah Huckabee Sanders mengumumkan keadaan darurat di negara bagian Arkansas pada hari Jumat waktu setempat, dengan garda nasional diaktifkan untuk membantu upaya pemulihan.

Dia mengatakan telah berbicara dengan Presiden Joe Biden tentang situasi tersebut, yang menjanjikan bantuan federal.

Dinas Cuaca Nasional mengatakan peringatan cuaca ekstrem, termasuk kemungkinan badai petir dan angin kencang, ditetapkan untuk tetap diberlakukan pada Sabtu di sepertiga bagian timur negara itu. Angin kencang dan hujan es juga diperkirakan bakal terjadi.

Sebanyak lebih dari 60 tornado dilaporkan di sejumlah negara bagian pada hari Jumat dan Sabtu oleh Pusat Prediksi Badai pemerintah AS.

Menurut situs web US PowerOutage, lebih dari 590 ribu orang tanpa listrik di beberapa negara bagian di negara itu, dengan Ohio dan Pennsylvania menjadi yang paling parah terkena dampaknya.

Tennessee - di mana lebih dari 105 ribu orang hidup tanpa listrik - mengalami badai paling mematikan, dengan tujuh kematian di daerah McNairy, dekat perbatasan dengan Mississippi, kata para pejabat pada hari Sabtu waktu setempat.

Baca Juga: Sesama Jenis, Wanita 31 Tahun Ini Tunangan dengan Gurunya yang Umur 56 Tahun

"Kerusakan dan kerugian yang diderita wilayah kami tadi malam merupakan bencana besar," tulis departemen kepolisian kota Adamsville dalam sebuah pernyataan di Facebook.

Badai pada Jumat lalu juga menyebabkan runtuhnya atap teater di pertunjukan heavy metal di Belvidere, negara bagian Illinois, yang menyebabkan satu kematian dan 28 orang terluka.

Pada hari Sabtu, para pejabat mengumumkan tiga kematian lagi di daerah Crawford, Illinois.

Tornado mematikan itu terjadi seminggu setelah angin puting beliung yang jarang terjadi menewaskan 26 orang di Mississippi. Presiden Biden mengunjungi negara bagian itu pada hari Jumat untuk menyampaikan belasungkawa.

Dalam sebuah buletin, Pusat Prediksi Badai memperingatkan beberapa tornado yang diproyeksikan dapat melintasi daratan jarak jauh.

Tornado Mississippi minggu lalu menempuh jarak 94 km dan berlangsung sekitar satu jam 10 menit, periode waktu yang sangat lama untuk sebuah badai. Para pejabat mengatakan badai itu merusak sekitar 2.000 rumah.

Baca Juga: Pangkalannya di Suriah Diserang, AS Perpanjang Operasi Kapal Induk
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved