PM Inggris Rishi Sunak Hamburkan Uang Pajak Rp9,3 Miliar Hanya untuk Jet Pribadi

Minggu, 02 April 2023 - 03:01 WIB
loading...
PM Inggris Rishi Sunak...
Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak naik pesawat untuk melakukan perjalanan ke pertemuan G20 di Bali di bandara Stanstead, London, Inggris, 13 November 2022. Foto/Leon Neal/REUTERS
A A A
LONDON - Oposisi Inggris dengan cepat mengecam Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak yang dituding munafik tentang ekonomi hijau untuk semua orang.

PM Inggris itu menggunakan jet pribadi yang menghabiskan banyak uang pembayar pajak untuk perjalanan udaranya yang mewah. Menurut oposisi, jet pribadi yang disewa Sunak mengeluarkan emisi yang meracuni atmosfer.

Oposisi menuding Sunak merasa nyaman menghabiskan banyak uang untuk perjalanan jet pribadi, menurut data pemerintah.

Tahun lalu penerbangannya menghabiskan biaya sebesar 500.000 poundsterling (Rp9,3 miliar). Pada bulan November, dia mengunjungi Mesir (108.000 poundsterling) untuk berpartisipasi dalam Konferensi Perubahan Iklim PBB.

Baca juga: Brutal! Pasukan Israel Bunuh Pemuda Palestina di Masjid Al-Aqsa

Seminggu kemudian, dia menuju ke Bali, Indonesia, menghabiskan 340.000 poundsterling untuk KTT G20, dan pada bulan Desember dia terbang ke Negara Baltik untuk berbicara di KTT JEF (62.000 poundsterling).

Saat Sunak terlibat dalam tamasya dan berbicara tentang membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik untuk hidup dengan mengorbankan pembayar pajak, warga Inggris sedang berjuang keras dengan krisis biaya hidup yang meningkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved