Hacker Ukraina Kelabui Para Istri Tentara Rusia agar Bocorkan Data Suami Mereka
Sabtu, 01 April 2023 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Para peretas dapat menggunakan gambar-gambar itu untuk membuat informasi pribadi tentang tentara dan menghubungkannya dengan pengeboman yang mengerikan.
Para peretas merilis "informasi sensitif" tentang Kolonel Atroshchenko dan resimennya yang mengungkapkan detail tentang alamat, paspor, dan gajinya.
Para hacker juga berhasil masuk ke arsip pribadi di Kementerian Pertahanan Rusia, mendapatkan akses ke catatan resimen seperti evaluasi kinerja pilot, catatan perwira, dan dokumen perencanaan operasional.
Presentasi teks dan slide setebal 16 halaman juga diakses, yang memiliki perincian tentang peningkatan taktik pencegat Angkatan Udara Rusia terhadap pesawat AWACS NATO.
Kolonel Atroshchenko lahir di wilayah Ovruch, Ukraina, pada tahun 1981. Dia pindah ke Crimea yang dikuasai Rusia pada tahun 2016 setelah Rusia mencaplok wilayah tersebut pada 2014.
Mengutip laporan Kyiv Independent, Sabtu (1/4/2023), unitnya, 960, berbasis di Crimea dan mengoperasikan pesawat serang darat Su-25.
Resimennya diyakini telah melakukan ratusan serangan udara di rumah dan bisnis Ukraina.
Resimen itu baru-baru ini dirancang sebagai "Guards" setelah perintah eksekutif oleh Presiden Rusia Vladimir Putin karena kinerja tempur yang sangat baik dalam serangan di sepanjang front selatan.
Para peretas merilis "informasi sensitif" tentang Kolonel Atroshchenko dan resimennya yang mengungkapkan detail tentang alamat, paspor, dan gajinya.
Para hacker juga berhasil masuk ke arsip pribadi di Kementerian Pertahanan Rusia, mendapatkan akses ke catatan resimen seperti evaluasi kinerja pilot, catatan perwira, dan dokumen perencanaan operasional.
Presentasi teks dan slide setebal 16 halaman juga diakses, yang memiliki perincian tentang peningkatan taktik pencegat Angkatan Udara Rusia terhadap pesawat AWACS NATO.
Kolonel Atroshchenko lahir di wilayah Ovruch, Ukraina, pada tahun 1981. Dia pindah ke Crimea yang dikuasai Rusia pada tahun 2016 setelah Rusia mencaplok wilayah tersebut pada 2014.
Mengutip laporan Kyiv Independent, Sabtu (1/4/2023), unitnya, 960, berbasis di Crimea dan mengoperasikan pesawat serang darat Su-25.
Resimennya diyakini telah melakukan ratusan serangan udara di rumah dan bisnis Ukraina.
Resimen itu baru-baru ini dirancang sebagai "Guards" setelah perintah eksekutif oleh Presiden Rusia Vladimir Putin karena kinerja tempur yang sangat baik dalam serangan di sepanjang front selatan.
(min)
Lihat Juga :