Mengapa Rusia Tak Gunakan Nuklir untuk Melawan Ukraina?

Jum'at, 31 Maret 2023 - 19:00 WIB
loading...
Mengapa Rusia Tak Gunakan...
Rusia menegaskan tidak perlu menggunakan senjata nuklir dalam perang melawan Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Pertanyaan mengapa Rusia tidak menggunakan senjata nuklir dalam perangnya dengan Ukraina kerap muncul. Ini wajar, sebab masyarakat internasional paham bahwa Moskow memiliki jumlah senjata nuklir terbanyak di dunia.

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengisyaratkan akan menggunakan senjata nuklir jika ekistensi negaranya terancam.

Namun, Putin menegaskan bahwa tidak ada gunanya menyerang Ukraina dengan senjata nuklir.

Di sisi lain, banyak pihak menyebut bahwa keengganan Putin tersebut berkaitan dengan tiga kekalahan Rusia di Kharkiv, Kiev, dan Kherson.

Baca Juga: Kisah Ukraina Imingi Pilot Rusia Rp14,9 M untuk Membelot dengan Jet Su-34

Pasukan Ukraina diketahui terus melakukan serangan balik di wilayah tersebut dan cukup merepotkan pasukan Moskow.

Rusia dilaporkan kalah perlahan dari Ukraina dan tentara Kiev sedang berada di performa terbaiknya. Di tengah kondisinya yang sedang terpojok, kecil kemungkinan bagi Putin untuk melesatkan senjata nuklirnya.

Alasan lainnya adalah, Amerika Serikat (AS) telah membekali tentara Ukraina dengan berbagai hal.

Melansir The Daily Beast, AS sudah memasok senjata sejak awal perang, memberikan pelatihan bagi tentara dan intelijen Ukraina.

Namun, AS terpantau belum memberikan senjata jarak jauh kepada Kiev untuk menginvasi balik Moskow. Selain itu, AS juga selalu meningkatkan mutu dan kualitas bantuan yang diberikan ke Kiev.

Pada 25 Maret 2023, Putin mengumumkan Rusia akan segera menempatkan senjata nuklir taktis di Belarusia. Hal itu dilakukan sebagai bentuk peringatan kepada Barat karena sudah meningkatkan dukungan militernya ke Ukraina.

Apalagi, Inggris telah menjanjikan peluru penembus baja dengan kandungan depleted uranium kepada Ukraina.

Senjata nuklir taktis Rusia yang hendak dikerahkan ke Belarusia memiliki kemampuan menjangkau objek dalam jerek pendek dengan hasil ledakan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan senjata nuklir strategis.

Selain itu, Rusia juga akan membangun fasilitas penyimpanan senjata nuklir di negara sekutunya itu, yang ditargetkan selesai pada 1 Juli mendatang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Uruguay vs Cape Verde...
Uruguay vs Cape Verde 2-2: Tiket Fase Gugur Ditentukan di Laga Pemungkas
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Berita Terkini
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved