Negara dengan Islamofobia Tak Berhak Protes Perubahan Status Hagia Sophia

Minggu, 19 Juli 2020 - 18:37 WIB
loading...
Negara dengan Islamofobia...
Abdul Hadi Awang, utusan khusus Malaysia untuk Timur Tengah menyebut negara yang masih dilanda Islamofobia tidak punya tempat untuk memprotes perubahan status Hagia Sophia kembali menjadi masjid. Foto/REUTERS
A A A
KUALA LUMPUR - Negara-negara Barat yang masih dilanda Islamofobia tidak punya tempat untuk memprotes Turki untuk mengubah status Hagia Sophia kembali menjadi masjid. Hal itu disampaikan seorang politisi terkemuka Malaysia.

“Negara-negara ini tetap diam ketika Israel berencana untuk menghancurkan Masjid al-Aqsa di Yerusalem. Sekarang mereka memprotes Hagia Sophia berfungsi sebagai gereja,” kata Abdul Hadi Awang, utusan khusus Malaysia untuk Timur Tengah dan pemimpin Partai Islam Malaysia (PAS).

( Baca juga: Erdogan: Turki akan Tetap Perlakukan Hagia Sophia sebagai Situs Warisan Dunia )

Dalam sebuah pernyataan tertulis, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (19/7/2020), Abdul Hadi mengatakan bahwa setelah penaklukan Istanbul, Hagia Sophia difungsikan sebagai masjid utama kota selama hampir 500 tahun.

Abdul Hadi mengatakan bahwa masjid-masjid Istanbul terkemuka lainnya seperti Masjid Biru, Sehzade, Suleymaniye dan Rustem Pasha juga terinspirasi oleh Hagia Sophia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Lumpuhkan Bandara General Santos, 17 Penerbangan Dibatalkan!
Rekomendasi
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Berita Terkini
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved