Jenderal Tertinggi Amerika: Perang AS-Rusia Akan Bikin Konsumsi Amunisi Keluar dari Grafik
Kamis, 30 Maret 2023 - 08:25 WIB
loading...
Jenderal tertinggi Amerika Serikat Mark Milley sebut perang antara Amerika dengan Rusia akan membuat konsumsi amunisi keluar dari grafik. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Jenderal tertinggi Amerika Serikat (AS) Mark Milley memperingatkan bahwa perang antara Amerika dengan kekuatan besar lainnya, termasuk Rusia, akan membuat konsumsi amunisi keluar dari grafik.
Peringatan Panglima Militer Amerika itu disampaikan kepada Komite Angkatan Bersenjata Parlemen setempat pada hari Rabu. Menurutnya, jika kemungkinan buruk itu terjadi, ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk memastikan negara siap.
Ukraina dan Rusia telah menembakkan sejumlah besar amunisi artileri sejak Moskow menginvasi tetangganya pada Februari 2022, memicu kekhawatiran tentang jumlah yang dimiliki Amerika Serikat—yang telah memasok peluru dalam jumlah besar ke Kiev.
Baca Juga: Jumlah Senjata Nuklir Siap Pakai Melonjak Jadi 9.576, Setara 135.000 Bom Hiroshima
"Sebuah pelajaran besar yang didapat dari Ukraina, yaitu tingkat konsumsi yang luar biasa dari amunisi konvensional dalam apa yang sebenarnya merupakan perang regional terbatas,” ujar Jenderal Milley, Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika.
Peringatan Panglima Militer Amerika itu disampaikan kepada Komite Angkatan Bersenjata Parlemen setempat pada hari Rabu. Menurutnya, jika kemungkinan buruk itu terjadi, ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk memastikan negara siap.
Ukraina dan Rusia telah menembakkan sejumlah besar amunisi artileri sejak Moskow menginvasi tetangganya pada Februari 2022, memicu kekhawatiran tentang jumlah yang dimiliki Amerika Serikat—yang telah memasok peluru dalam jumlah besar ke Kiev.
Baca Juga: Jumlah Senjata Nuklir Siap Pakai Melonjak Jadi 9.576, Setara 135.000 Bom Hiroshima
"Sebuah pelajaran besar yang didapat dari Ukraina, yaitu tingkat konsumsi yang luar biasa dari amunisi konvensional dalam apa yang sebenarnya merupakan perang regional terbatas,” ujar Jenderal Milley, Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika.
Lihat Juga :