Mengapa AS Pindahkan Sistem Pertahanan Rudal Patriot dari Asia ke Timur Tengah dengan 73 Pesawat Kargo?

Rabu, 16 April 2025 - 14:24 WIB
loading...
Mengapa AS Pindahkan...
AS pindahkan sistem pertahanan udara Patriot dari Asia ke Timur Tengah. Foto/X/@kikomasta
A A A
WASHINGTON - Jenderal yang bertanggung jawab atas militer AS di Asia mengatakan bahwa sistem pertahanan rudal Patriot baru-baru ini dipindahkan ke Timur Tengah dari kawasan Indo-Pasifik.

Kepala Komando Indo-Pasifik (INDOPACOM) Laksamana Sam Paparo mengatakan kepada anggota parlemen minggu ini bahwa dibutuhkan 73 pesawat kargo C-17 untuk memindahkan satu Patriot ke kawasan tersebut.

Mengapa AS Pindahkan Sistem Pertahanan Rudal Patriot dari Asia ke Timur Tengah dengan 73 Pesawat Kargo?

1. Trump Ancam Akan Menyerang Fasilitas Nuklir Iran

Hal ini menyusul peningkatan postur kekuatan militer yang diperintahkan oleh pemerintahan Trump saat presiden AS mengancam akan menyerang fasilitas nuklir Iran dan terus melancarkan serangan harian terhadap target Houthi di Yaman.

Aset pertahanan udara lain yang dikerahkan oleh AS baru-baru ini termasuk sistem Terminal High Altitude Air Defense (THAAD), yang kabarnya ditujukan ke Israel.

Baca Juga: Iran dan AS di Ambang Perang Nuklir

2. Melindungi 2 Kapal Induk AS di Timur Tengah

Sebuah kapal induk AS kedua juga tiba di Timur Tengah, kata militer AS pada hari Kamis, dilengkapi dengan sayap udara jet tempur F-35C.

Kelompok penyerang kapal induk USS Carl Vinson kini mengawal USS Harry S. Truman, yang telah berada di wilayah tersebut sejak Desember. Kampanye pengeboman terhadap Houthi meningkat pada tanggal 15 Maret setelah Presiden Donald Trump memerintahkan pendekatan yang lebih agresif untuk menekan kelompok militan tersebut agar berhenti menyerang kapal-kapal di Laut Merah.

Carl Vinson juga dipindahkan dari wilayah tanggung jawab INDOPACOM. Truman diharapkan kembali ke pangkalannya di Amerika Serikat untuk perawatan rutin dalam beberapa minggu ke depan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
AS Bisa Tarik Pasukannya...
AS Bisa Tarik Pasukannya dari Eropa Tengah dan Timur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved