Honduras Beri Taiwan Waktu 30 Hari untuk Kosongkan Kedutaan
Rabu, 29 Maret 2023 - 07:36 WIB
loading...
Honduras beri Taiwan waktu 30 hari untuk kosongkan kedutaan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
TEGUCIGALPA - Taiwan telah diperintahkan untuk mengosongkan kedutaannya di Honduras setelah negara Amerika Utara itu memutuskan hubungan diplomatik. Perintah itu dikeluarkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Honduras, Antonio Garcia, di televisi lokal saat Taiwan menarik duta besarnya untuk negara itu.
Garcia memberi Taiwan waktu 30 hari untuk pergi. Dia mengatakan bahwa
"30 hari adalah waktu yang lebih dari cukup untuk berkemas dan pergi,” kata Garcia dan menambahkan bahwa para pejabat Taiwan dapat keluar dengan tertib seperti dikutip dari Independent, Rabu (29/3/2023).
Baca Juga: Akui Satu China, Hoduras Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Taiwan
Menurut Reuters, juru bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan Jeff Liu mengatakan bahwa 30 hari adalah "norma internasional" dan mereka akan berkomentar lebih lanjut nanti.
Pemutusan hubungan ini terjadi setelah presiden Honduras Xiomara Castro mengumumkan bahwa pemerintahnya akan berupaya menjalin hubungan diplomatik dengan China. Itu berarti berpihak pada kebijakan China yang tidak mengakui Taiwan sebagai negara terpisah.
Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu malam, Kementerian Luar Negeri Honduras mengakui Republik Rakyat China sebagai satu-satunya pemerintah sah yang mewakili seluruh China dan Taiwan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah China.
Kementerian Luar Negeri Honduras juga mengumumkan bahwa mahasiswa negara itu yang tengah studi di Taiwan dengan beasiswa akan dapat mentransfer studi mereka ke China.
Baca Juga: Coba Redakan Situasi, Mantan Presiden Taiwan Kunjungi China
Liu menyatakan bahwa beasiswa siswa Honduras akan berlangsung sampai akhir semester berjalan. Dan mengatakan bahwa mereka akan diberikan tiket sekali jalan pulang.
Honduras adalah sekutu diplomatik kesembilan yang memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan dan beralih mengakui China sejak Presiden pro-kemerdekaan Tsai Ing-wen pertama kali menjabat pada Mei 2016.
Pekan lalu, Taiwan mengatakan "sangat tidak puas" dengan putusnya hubungan diplomatik dengan Honduras yang telah berlangsung lebih dari 80 tahun dan mendesak Honduras untuk berhati-hati terhadap risiko komitmen China yang dibuat atas tawaran hubungan diplomatiknya.
Baca Juga:K emhan Taiwan Siapkan Rencana Darurat Selama Presiden Tsai Pergi ke AS
Garcia memberi Taiwan waktu 30 hari untuk pergi. Dia mengatakan bahwa
"30 hari adalah waktu yang lebih dari cukup untuk berkemas dan pergi,” kata Garcia dan menambahkan bahwa para pejabat Taiwan dapat keluar dengan tertib seperti dikutip dari Independent, Rabu (29/3/2023).
Baca Juga: Akui Satu China, Hoduras Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Taiwan
Menurut Reuters, juru bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan Jeff Liu mengatakan bahwa 30 hari adalah "norma internasional" dan mereka akan berkomentar lebih lanjut nanti.
Pemutusan hubungan ini terjadi setelah presiden Honduras Xiomara Castro mengumumkan bahwa pemerintahnya akan berupaya menjalin hubungan diplomatik dengan China. Itu berarti berpihak pada kebijakan China yang tidak mengakui Taiwan sebagai negara terpisah.
Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu malam, Kementerian Luar Negeri Honduras mengakui Republik Rakyat China sebagai satu-satunya pemerintah sah yang mewakili seluruh China dan Taiwan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah China.
Kementerian Luar Negeri Honduras juga mengumumkan bahwa mahasiswa negara itu yang tengah studi di Taiwan dengan beasiswa akan dapat mentransfer studi mereka ke China.
Baca Juga: Coba Redakan Situasi, Mantan Presiden Taiwan Kunjungi China
Liu menyatakan bahwa beasiswa siswa Honduras akan berlangsung sampai akhir semester berjalan. Dan mengatakan bahwa mereka akan diberikan tiket sekali jalan pulang.
Honduras adalah sekutu diplomatik kesembilan yang memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan dan beralih mengakui China sejak Presiden pro-kemerdekaan Tsai Ing-wen pertama kali menjabat pada Mei 2016.
Pekan lalu, Taiwan mengatakan "sangat tidak puas" dengan putusnya hubungan diplomatik dengan Honduras yang telah berlangsung lebih dari 80 tahun dan mendesak Honduras untuk berhati-hati terhadap risiko komitmen China yang dibuat atas tawaran hubungan diplomatiknya.
Baca Juga:K emhan Taiwan Siapkan Rencana Darurat Selama Presiden Tsai Pergi ke AS
(ian)
Lihat Juga :