Belgia Benarkan Rusia Bayar Taliban untuk Bunuh Tentara AS

Sabtu, 18 Juli 2020 - 18:47 WIB
loading...
A A A
Adapun terkait tuduhan kolusi itu, Moskow membantahnya, sama seperti Pentagon. NSA dan Pentagon mengutip kurangnya bukti untuk mendukung klaim tersebut.

Duta Besar Moskow untuk Washington Anatoly Antonov menekankan bahwa tuduhan itu bertujuan mengganggu dialog normal, saling menghormati antara Rusia dan Amerika Serikat. (Baca: Rusia: Laporan New York Times Timbulkan Ancaman Langsung pada Diplomat Kami )

Taliban juga membantah klaim itu, mencatat bahwa tindakannya tidak terkait dengan badan intelijen asing atau pemerintah, dan menjuluki tuduhan itu sebagai upaya untuk menghalangi penarikan pasukan AS dari Afghanistan. (Baca: Taliban Bantah Ditawari Hadiah oleh Rusia untuk Bunuh Tentara AS )

Pada Juni, The New York Times mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa Presiden Donald Trump telah disajikan dengan laporan intelijen yang mengklaim bahwa Rusia dapat membayar hadiah kepada militan yang terkait dengan Taliban untuk membunuh pasukan AS dan koalisi di Afghanistan. (Baca: NYT: Intel AS Sebut Rusia Perintahkan Pembunuhan Tentara Amerika di Afghanistan )

Trump membantah klaim itu, menggambarkan kisah pemberian hadiah oleh Rusia hanyalah kisah lain yang dibuat oleh Berita Palsu yang diceritakan hanya untuk merusak dirinya dan Partai Republik.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Berita Terkini
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved