Taliban Bantah Ditawari Hadiah oleh Rusia untuk Bunuh Tentara AS

Minggu, 28 Juni 2020 - 17:08 WIB
loading...
Taliban Bantah Ditawari...
Taliban membantah laporan New York Times, bahwa mereka telah ditawari hadiah oleh Rusia untuk membunuh tentara Amerika Serikat (AS) dan koalisi. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Taliban membantah laporan New York Times, bahwa mereka telah ditawari hadiah oleh Rusia untuk membunuh tentara Amerika Serikat (AS) dan koalisi. Taliban mengatakan bahwa rumor ini dibuat untuk menciptakan hambatan untuk penarikan pasukan AS dari Afghanistan.

Menurut juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, seluruh senjata Taliban diperoleh dari dalam negeri atau hasil sitaan dari kelompok saingan. Dia juga menegaskan kegiatan Taliban tidak terkait dengan organ intelijen atau negara asing.

( Baca juga: Rusia Bantah Laporan Moskow Imingi Militan Hadiah untuk Bunuh Tentara AS )

"Taliban berkomitmen untuk kesepakatan dengan AS, mengatakan bahwa implementasinya akan memastikan perdamaian dan stabilitas komprehensif di Afghanistan," ucapnya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (26/6/2020).

Sebelumya, seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut laporan New York Times adalah tidak benar. Menurut pejabat tersebut, laporan New York Times itu adalah satu lagi berita palsu yang bertujuan untuk mengganggu proses perdamaian Afghanistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
Ungkap Rencana Pembunuhan,...
Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran
Rekomendasi
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
Berita Terkini
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved