PM Kishida Kunjugi Ukraina, 2 Pesawat Pembom Rusia Dekati Jepang

Selasa, 21 Maret 2023 - 23:50 WIB
loading...
PM Kishida Kunjugi Ukraina,...
Dua pesawat pembom Rusia, Tupolev Tu-95MS, dekati Jepang saat PM Fumio Kishida berkunjung ke Ukraina. Foto/TASS
A A A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dua pesawat pembom strategis negara itu terbang di atas Laut Jepang selama lebih dari tujuh jam. Pernyataan itu dirilis saat Perdana Menteri (PM) Jepang, Fumio Kishida, memulai kunjungan ke Ukraina.

Rusia mengatakan dua pesawat pengebom strategis, Tupolev Tu-95MS, melakukan "penerbangan terencana", dikawal oleh pesawat tempur.

"(Penerbangan ) itu dilakukan dengan kepatuhan ketat terhadap hukum internasional dan dilakukan di perairan netral," kata Kementerian Pertahanan Rusia seperti dilansir dari Channel News Asia, Selasa (21/3/2023).

Baca Juga: Dua Pesawat Pengebom B-52H AS Dekati Rusia, Moskow Lesatkan Jet Tempur Su-35

Dua pesawat pembom strategis Rusia itu mampu membawa senjata nuklir dan Moskow secara teratur menerbangkannya di atas perairan internasional di Kutub Utara, Atlantik Utara, serta Pasifik sebagai unjuk kekuatan.

Pada bulan Februari, pasukan pertahanan udara Amerika Utara dikirim untuk mencegat beberapa pembom strategis dan jet tempur Rusia saat mereka terbang di wilayah udara internasional dekat Alaska.

Waktu penerbangan terbaru tampaknya lebih tepat dari biasanya, karena Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dijadwalkan di Kiev nanti dalam kunjungan untuk menunjukkan solidaritas dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dalam perang melawan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Panas! Iran Beri Peringatan...
Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS
Rekomendasi
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved