Jerman Rencanakan Kunjungan Tingkat Tertinggi ke Taiwan

Sabtu, 18 Maret 2023 - 23:07 WIB
loading...
A A A
Kebijakan Satu-China oleh Jerman menentukan bahwa setiap delegasi yang dikirim ke Taiwan harus dibatasi pada menteri khusus yang tugasnya tidak terkait dengan masalah kedaulatan.

Jerman melarang kunjungan kanselir, serta menteri dalam negeri, luar negeri, atau pertahanan ke Taiwan.

Perjalanan terakhir oleh menteri federal Jerman mana pun terjadi pada tahun 1997, meskipun anggota parlemen telah melakukan perjalanan ke pulau itu dalam banyak kesempatan sejak itu, hingga dan termasuk tahun ini.

Meskipun Taiwan secara de-facto memiliki pemerintahan sendiri sejak menjadi pihak yang kalah dalam Perang Saudara China lalu melarikan diri ke pulau itu dan mendirikan pemerintahannya sendiri pada tahun 1949, China memandang pulau itu sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya, dan umumnya tidak menyukai kontak resmi antara Taipei dan pejabat asing.

Seorang juru bicara Kanselir Jerman Olaf Scholz, Steffen Hebestreit, menekankan kunjungan mendatang tidak menunjukkan adanya perubahan dalam hubungan dengan Beijing.

“Fakta bahwa menteri pendidikan dan penelitian mengunjungi Taiwan sama sekali tidak mempertanyakan kebijakan kami,” ujar dia kepada wartawan.

Perjalanan Stark-Watzinger dilakukan hanya beberapa pekan sebelum Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock berencana mengunjungi Beijing, dengan berbagai sumber mengatakan kepada FT bahwa dia akan melakukan perjalanan ke sana pada bulan April atau Mei.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Serangan Rudal dan Drone...
Serangan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan Setidaknya 23 Orang di Ukraina
Slovenia Larang Pesawat...
Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  
Rekomendasi
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Ikuti Jejak Honda, Ini...
Ikuti Jejak Honda, Ini Alasan Toyota Mendadak Bunuh Mobil Listrik Terbaiknya Lexus LF-ZC?
Ratu Sofya Sambangi...
Ratu Sofya Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?
Berita Terkini
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved