ICC Ingin Tangkap Putin atas Kejahatan Perang, Mengapa Bush Tidak?

Sabtu, 18 Maret 2023 - 14:43 WIB
loading...
A A A
AS, lanjut Kishore, yang memimpin kampanye tuduhan kejahatan perang terhadap Putin bertanggung jawab atas penyiksaan di penjara Abu Ghraib di Irak, pengeboman pesta pernikahan dan pertemuan sipil lainnya di Afghanistan, penyiksaan di penjara Teluk Guantanamo, dan pembunuhan warga sipil dengan drone di negara-negara yang diserang.

"Karena masalah penganiayaan anak diangkat dalam surat perintah penangkapan [Putin], kita harus mengingat kembali pernyataan terkenal duta besar AS untuk PBB, Madeleine Albright, yang menyatakan pada tahun 1996, mengacu pada setengah juta kematian anak-anak akibat sanksi AS terhadap Irak. Kami pikir harganya sepadan," kritik Kishore.

Amerika Serikat bahkan tidak mengakui yurisdiksi ICC karena khawatir bahwa ICC pada suatu saat dapat digunakan untuk mendakwa dan menuntut pejabat pemerintah Amerika.

Statuta Roma ICC ditandatangani oleh Bill Clinton, tapi tidak pernah dikirimkan ke Senat untuk diratifikasi. "Pada tahun 2002, ketika para pengacara Amerika menyusun memorandum yang dimaksudkan untuk membenarkan "perang pendahuluan" dan penyiksaan, Presiden George W Bush memberi tahu PBB bahwa AS tidak lagi bermaksud untuk meratifikasi undang-undang tersebut," papar Kishore.

AS, di bawah kepemimpinan Bush, bersama sekutunya telah menginvasi Irak atas tuduhan kepemilikan sejata pemusnah massal yang ternyata palsu. Invasi yang berujung pada penggulingan Presiden Saddam Hussein ini menyebabkan kekacauan di Irak. ICC tidak pernah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Bush dan sekutunya.

Pada tahun 2020, pemerintahan Donald Trump mengumumkan akan memberlakukan sanksi ekonomi dan pembatasan perjalanan pada penyelidik ICC setelah mereka mulai menyelidiki tuduhan kejahatan perang, termasuk penyiksaan, pemerkosaan, dan kekerasan seksual, oleh militer AS di Afghanistan dan di pusat penyiksaan CIA. Jaksa baru ICC, Khan, membatalkan penyelidikan terhadap penyiksaan oleh AS pada 2021, tak lama setelah dia diangkat.

"Tujuan utama dari surat perintah tersebut adalah untuk memicu serangan propaganda untuk eskalasi perang AS-NATO yang sangat besar melawan Rusia. Ini jelas waktunya bertepatan dengan kunjungan Presiden China Xi Jingping ke Moskow, mulai Senin, yang bertujuan untuk membahas proposal penyelesaian perang yang dinegosiasikan, termasuk gencatan senjata segera," imbuh Kishore.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Diserang AS Lagi, Iran...
Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker
Rekomendasi
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Berita Terkini
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Infografis
Mantan Presiden Filipina...
Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ditangkap atas Perintah ICC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved