Mengejutkan, Rusia Beri Pelatihan Militer pada Anak-anak di Crimea

Sabtu, 18 Maret 2023 - 13:00 WIB
loading...
Mengejutkan, Rusia Beri...
Mengejutkan, Rusia Beri Pelatihan Militer pada Anak-anak di Crimea. FOTO/NY post
A A A
MOSKOW - Sebuah video baru yang mengejutkan dari Crimea menunjukkan upaya Rusia untuk merekrut dan mengindoktrinasi anak-anak dengan memaksa mereka melalui latihan militer . Materi yang diberikan termasuk pelajaran seni bela diri dan kelas penanganan senapan.

Dibagikan oleh media pemerintah Rusia, rekaman yang mengganggu itu menunjukkan seorang anak laki-laki dan perempuan di Simferopol, kota terbesar kedua di semenanjung itu, berlomba untuk merakit senapan serbu Kalashnikov di meja mereka, menurut laporan dari Business Insider.

Baca juga: Rusia Beri Penghargaan pada Pilot Su-27 yang Jatuhkan Drone MQ-9 Reaper AS

Ketika keduanya selesai — dalam beberapa saat satu sama lain — siswa lain bertanya, "Siapa yang menang?" Kemudian video beralih ke sekelompok anak sekolah Krimea yang membawa senapan di tempat yang tampak seperti lobi sebuah gedung.

Mereka menjatuhkan senjata sesuai perintah, lalu menjalankan serangkaian teknik seni bela diri yang telah diatur sebelumnya, sambil berteriak

RIA Novosti, organisasi media Rusia, melaporkan bahwa para siswa tersebut adalah yang pertama menjalani pelatihan militer semacam itu.

Baca juga: Assad Persilahkan Rusia Bangun Pangkalan Militer di Suriah

“Sekarang, lebih dari 60 orang terlibat dalam seni bela diri, pelatihan bor, termasuk siswa taman kanak-kanak dan anak sekolah,” kata Vladimir Konstantinov, juru bicara Parlemen Republik Crimea. “Anak-anak menunjukkan minat yang besar dalam kegiatan,” lanjutnya.

Dmytro Lubinets, komisaris Parlemen Ukraina untuk hak asasi manusia, membenarkan cerita tersebut di Telegram, menurut Newsflare.

Kursus militer dasar serupa akan diluncurkan di sekolah-sekolah Rusia akhir tahun ini, Will Vernon, seorang jurnalis senior di biro berita BBC Moskow, mengatakan dalam sebuah tweet.

Kursus tersebut dianggap sebagai bagian terbaru dari upaya yang sedang berkembang untuk menyelipkan militer Rusia ke sekolah-sekolah di negara itu. Langkah tersebut dilakukan setelah invasi Presiden Vladimir Putin ke Ukraina pada Februari 2022, kata Business Insider.

Baca juga: Tak Ada Tanda-tanda Ukraina Tarik Mundur Pasukan dari Bakhmut

Putin mungkin membutuhkan rekrutan baru lebih cepat dari yang dia inginkan: Perkiraan korban dari Pusat Kajian Strategis dan Internasional telah menempatkan kematian pertempuran Rusia antara 60.000 dan 70.000 pada tahun pertama perang.

Sebagai perbandingan, tentara Soviet kehilangan sekitar 15.000 tentara selama 10 tahun pertempuran di Afghanistan pada 1980-an.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
3 Calon Menajer Koperasi...
3 Calon Menajer Koperasi Merah Putih Gugur saat Ikuti Pelatihan Ala Militer
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved