Netanyahu Ungkap Alasan Israel Enggan Persenjatai Ukraina

Jum'at, 17 Maret 2023 - 22:05 WIB
loading...
Netanyahu Ungkap Alasan...
PM Benjamin Netanyahu ungkap alasan Israel enggan persenjatai Ukraina. Foto/The Times of Israel
A A A
BERLIN - Israel tidak memasok senjata ke Ukraina karena negara itu terikat perjanjian tertentu dengan Rusia terkait negara tetangganya, Suriah. Hal itu diungkapkan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu .

Berbicara pada konferensi pers bersama dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz di Berlin, Netanyahu ditanya apakah Israel akan terus menahan diri untuk tidak mengirim senjata ke Kiev. PM Israel itu mengakui bahwa ketika sampai pada masalah ini, Israel telah menemukan dirinya dalam situasi yang kompleks.

“Pilot Israel dan pilot Rusia terbang dalam jarak yang sangat dekat satu sama lain di atas langit Suriah,” katanya seperti dilansir dari RT, Jumat (17/3/2023).

Ia menambahkan bahwa beberapa tahun yang lalu dia telah memutuskan untuk menghentikan Iran, musuh bebuyutan Israel, dari menciptakan apa yang disebutnya sebagai "front ketiga" melawan negara Yahudi di perbatasan utaranya.

Baca Juga: Lebih dari 20 Merek Kurma Israel Banjiri Dunia, Muslim Serukan Boikot

Israel telah berulang kali memperingatkan Suriah agar tidak melindungi anggota milisi Hizbullah, sebuah organisasi yang telah ditetapkan sebagai teroris dan dianggap terkait dengan Iran. Pejabat Suriah dalam banyak kesempatan menuduh Israel melakukan serangan mematikan di wilayah negara itu.

“Untuk mencegah (front ketiga) itu, kami menggunakan kekuatan udara. Untuk melakukan itu, kami membuat pengaturan dengan pemerintah Rusia dan dengan Angkatan Udara Rusia, dan Angkatan Darat Rusia di Suriah bahwa kami tidak saling menembak jatuh pesawat satu sama lain,” ungkapnya

Dikatakan oleh Netanyahu tidak ada negara Eropa lain yang mendukung Ukraina yang memiliki keadaan serupa dalam hubungannya dengan Moskow.

“Kami memiliki masalah itu, saya secara terbuka mengatakannya di sini. Dengan kata lain, kami memiliki pertimbangan yang rumit…tetapi dalam keterbatasan itu…kami mencoba menawarkan bantuan kemanusiaan dan pertahanan ke Ukraina,” ucap Netanyahu.

Netanyahu mencatat bahwa Israel membantu Ukraina dengan sistem peringatan dini mutakhir. Dia mengklaim bahwa peralatan ini menunjukkan dengan tepat lokasi yang menjadi sasaran serangan Rusia, memungkinkan area di mana warga sipil didesak untuk mencari perlindungan dipersempit.

Baca Juga: Netanyahu: Perang Nuklir Mengerikan Akan Pecah Jika Iran Tak Dihentikan

Setelah Rusia memulai operasi militernya melawan Ukraina pada Februari 2022, Israel mengutuk tindakan itu tetapi tidak pernah bergabung dengan sanksi Barat terhadap Moskow dan enggan memasok senjata ke Kiev.

Israel juga menolak permintaan Ukraina untuk sistem pertahanan udara Iron Dome, dengan alasan bahwa tidak memiliki basis produksi yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan Kiev.

Namun, pada hari Rabu, Axios melaporkan, mengutip sebuah sumber, bahwa Israel telah menyetujui lisensi ekspor untuk kemungkinan penjualan sistem pengacau anti-drone ke Kiev.

Namun, pejabat Israel mengatakan kepada outlet tersebut bahwa langkah tersebut tidak menandai perubahan dalam kebijakan negara atas konflik tersebut, karena peralatan tersebut bersifat defensif dan menghambat sinyal UAV daripada menargetkannya dengan amunisi, yang berarti tidak dapat membahayakan tentara Rusia.

Baca Juga: Presiden Herzog Sebut Perang Saudara Ancaman Nyata bagi Israel
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Berita Terkini
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved