Kremlin Ancam Hancurkan Jet Tempur MiG-29 Bantuan Negara NATO

Jum'at, 17 Maret 2023 - 21:50 WIB
loading...
Kremlin Ancam Hancurkan...
Rusia ancam hancurkan jet tempur MiG-29 bantuan Polandia dan Slovakia untuk Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Kremlin mengancam akan menghancurkan jet tempur MiG-29 yang diberikan kepada Ukraina oleh sekutunya. Itu dikeluarkan setelah dua negara anggota NATO , Polandia dan Slovenia, menjanjikan bantuan jet tempur era Soviet itu.

Slovakia menjadi negara NATO kedua yang menjanjikan Kiev beberapajet tempur MiG-29 pada hari Jumat (17/3/2023), sehari setelah Polandia. Slovakia telah mengkandangkan armada jet tempur MiG-29 pada tahun lalu dan tidak lagi menggunakan jet tempur itu.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengutuk rencana negara-negara NATO, mengatakan bahwa pesawat itu tidak akan mempengaruhi hasil operasi militer khusus Moskow, seperti yang disebut perang, tetapi hanya membawa kesengsaraan tambahan bagi Ukraina dan rakyat Ukraina.

“Tentu saja, selama operasi militer khusus, semua peralatan ini akan dimusnahkan,” tambahnya seperti dikutip dari BBC.

Sebelumnya, Perdana Menteri Slovakia Eduard Heger mentweet bahwa pemerintahnya telah menyetujui pengiriman 13 jet tempur MiG-29 negara itu.

Dia mengatakan janji harus ditepati dan bahwa dia senang orang lain menjawab panggilan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk lebih banyak senjata.

Dia mengatakan Slovakia juga akan mengirimkan bagian dari sistem pertahanan udara Kub ke Ukraina.

Baca Juga: Polandia Akan Kirim 4 Jet Tempur MiG-29 ke Ukraina

Pada hari Kamis, Polandia menjanjikan empat MiG-29, untuk dikirim dalam beberapa hari mendatang, tetapi lebih banyak lagi diharapkan akan menyusul.

Seperti janji tank Leopard, negara itu telah memecahkan penghalang. Ini adalah langkah yang tidak seorang pun siap untuk mengambilnya setahun yang lalu.

Tidak jelas berapa banyak pesawat Slovakia yang beroperasi.

Ukraina telah meminta jet tempur modern dari negara-negara Barat, tetapi karena waktu pelatihan yang lama, ini hanya dilihat sebagai opsi jangka panjang.

Kiev melihat keberadaan jet tempur ekstra penting untuk pertahanannya dan kemungkinan serangan balik, setahun setelah invasi Rusia.

Negara-negara NATO lainnya sedang mempertimbangkan untuk mengirim pesawat era Soviet seperti MiG, yang dilatih untuk diterbangkan oleh pilot Ukraina.

Baca Juga: Polandia-Slovakia Desak Sekutu Barat Segera Kirim Jet Tempur ke Ukraina

Ini adalah langkah positif untuk Ukraina - yang memiliki lebih banyak pilot daripada pesawat - tetapi tidak akan membuat perbedaan yang menentukan.

Ukraina mengatakan apa yang mereka butuhkan adalah jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat (AS).

Yuri Sak, seorang penasihat senior pertahanan Ukraina, mengatakan pesawat tempur generasi keempat memiliki kemampuan yang lebih baik.

Bantuan jet tempur modern itu tampaknya masih tidak mungkin - setidaknya untuk saat ini, karena akan membutuhkan waktu untuk melatih pilot Ukraina dengan jet Barat.

Perwira militer Barat tetap skeptis dengan jet tempur modern di mana fokus mereka adalah membantu Ukraina memenangkan pertempuran di lapangan.

Garis depan dibanjiri dengan sistem pertahanan udara di kedua sisi. Angkatan udara Rusia jauh lebih besar dari Ukraina dan belum mampu menguasai langit.

Pada awal invasi skala penuh Rusia, Ukraina diyakini memiliki sekitar 120 pesawat berkemampuan tempur - terutama MiG-29 dan Su-27 yang menua.

Baca Juga: Dua Negara Uni Eropa Tawarkan Jet Tempur ke Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Berita Terkini
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved