Kekurangan Tentara, Rusia Dilaporkan Kirim Napi Wanita ke Zona Perang

Selasa, 14 Maret 2023 - 20:46 WIB
loading...
A A A
Meskipun sepanjang tahun 2010-an banyak wanita berusaha untuk bergabung dengan angkatan bersenjata Rusia, mereka tidak diizinkan dalam peran tempur di garis depan, dilarang memegang pangkat lebih tinggi dari kolonel dan dilarang melakukan pekerjaan seperti pengemudi, mekanik, penembak jitu atau penembak.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada Mei 2020 menyatakan bahwa 41.000 wanita terdaftar di Angkatan Bersenjata negara itu.

Menurut jajak pendapat tahun 2020 yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Opini Publik Rusia yang dikelola negara, 63% warga Rusia mengatakan mereka tidak ingin putrinya bergabung dengan militer dengan 42% mengatakan tentara bukan urusan wanita, tentara adalah untuk laki-laki.

Pada 12 Juli 2022, media Rusia melaporkan kematian pertama tentara wanita Rusia dalam invasi negara itu yang sedang berlangsung ke Ukraina.

Prajurit itu adalah Anastasia Savitskaya, seorang kopral dari Volgograd.

Baca Juga: 4 Pekan Berlatih Operasikan Tank Leopard, Pasukan Ukraina Siap Tempur
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Berita Terkini
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved