Biden Luncurkan Program Kapal Selam Nuklir Baru untuk AUKUS usai Jual Kapal Kelas Virginia

Selasa, 14 Maret 2023 - 07:43 WIB
loading...
A A A
Menurut Biden, "Australia tidak akan memproduksi bahan bakar nuklir" untuk kapal selam itu.

Personel Australia telah mulai belajar dari rekan-rekan AS mereka tentang cara mengoperasikan dan memelihara kapal selam, menurut Biden.

Proses itu akan mencakup pembelajaran di kelas, galangan kapal, dan kapal itu sendiri.

Biden menjelaskan, nanti dalam dekade ini, AS dan Inggris akan membangun kehadiran rotasi kapal selam bertenaga nuklir di Australia untuk membantu pelatihan pemeliharaan.

Tujuan utamanya, menurutnya, adalah untuk memulai pembangunan kelas baru kapal selam bertenaga nuklir yang dipersenjatai secara konvensional untuk dioperasikan oleh angkatan laut Inggris dan Australia, dan dengan beberapa bagian bersama dengan kapal selam Amerika, program yang dijuluki “SSN AUKUS”.

Baik Albanese maupun Sunak mencatat bahwa partisipasi mereka dalam program tersebut telah menghasilkan anggaran pertahanan baru yang sangat besar.

Albanese mengatakan perjanjian AUKUS mewakili “investasi tunggal terbesar dalam komitmen pertahanan Australia sepanjang sejarah kita.”

“Ini adalah pertama kalinya dalam 65 tahun, dan kedua kalinya dalam sejarah, Amerika Serikat berbagi teknologi propulsi nuklirnya, dan kami berterima kasih untuk itu,” ujar Albanese.

Sunak mencatat Inggris akan menambahkan "5 miliar poundsterling ekstra" ke anggaran pertahanannya, meningkatkannya menjadi 2,5% dari PDB dalam pelanggaran kebiasaan lama lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Usai Menang Semifinal...
Usai Menang Semifinal Piala Dunia, Argentina Tuduh Kapal Perang Inggris Langgar Kedaulatan
Rekomendasi
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
Sejarah Rashdul Kiblat:...
Sejarah Rashdul Kiblat: Metode Penentuan Arah Kiblat Warisan Abu Rahyan Al-Biruni
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
Infografis
Kapal Selam Nuklir AS...
Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan, Korea Utara Marah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved