Tentara Bayaran Rusia Wagner Kuasai Sebagian Besar Timur Bakhmut

Minggu, 12 Maret 2023 - 06:28 WIB
loading...
Tentara Bayaran Rusia...
Intelijen Inggris melaporkan tentara bayaran Rusia, Grup Wagner, telah menguasai sebagai besar wilayah timur Bakhmut. Foto/New York Times
A A A
LONDON - Kelompok tentara bayaran Rusia , Grup Wagner , sekarang telah menguasai sebagian besar bagian timur Bakhmut di Ukraina . Demikian penilaian yang dikeluarkan intelijen Inggris.

"Pasukan Rusia telah membuat kemajuan di garis depan kota Bakhmut, target utama kampanye Moskow selama berbulan-bulan di Ukraina timur yang telah mengakibatkan banyak korban," kata Kementerian Pertahanan Inggris dalam sebuah penilaian seperti dikutip dari DW, Minggu (12/3/2023).

Dalam pembaruan intelijen regulernya, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan unit-unit dari Kelompok Wagner paramiliter yang didukung Kremlin telah merebut sebagian besar Bakhmut timur, dengan sungai yang mengalir melalui pusat kota sekarang menandai garis depan.

Namun, laporan itu menambahkan, akan sangat menantang bagi pasukan Wagner untuk terus maju, karena Ukraina telah menghancurkan jembatan-jembatan utama di atas sungai.

Baca Juga: Ukraina Ingin Ganti Nama Rusia Jadi Moscovia, Ini Reaksi Balasan Moskow

"Penembak jitu Ukraina dari gedung-gedung berbenteng lebih jauh ke barat telah membuat jalur tipis tanah terbuka di tengahnya menjadi zona pembunuhan," katanya.

Pada saat yang sama, kata kementerian itu, pasukan Ukraina dan jalur pasokan di kota pertambangan itu tetap rentan terhadap upaya Rusia yang terus berlanjut untuk mengepung pertahanan dari utara dan selatan.

Sementara itu, bos Grup Wagner mengatakan dalam sebuah video yang diposting pada Sabtu bahwa pasukannya dekat dengan pusat garis depan di Bakhmut.

Dalam sebuah video yang diposting di aplikasi perpesanan Telegram, Yevgeny Prigozhin terlihat berdiri di atap gedung tinggi di tempat yang disebut Bakhmut.

Baca Juga: Ukraina Pertimbangkan untuk Mengganti Nama Rusia Jadi Moscovia

"Ini gedung administrasi kota, ini pusat kota," kata Prigozhin dalam video sambil menunjuk ke sebuah gedung di kejauhan.

"Jaraknya satu kilometer dua ratus meter," sambungnya.

Dia juga mengumumkan bahwa dia ingin mencalonkan diri dalam pemilihan presiden tahun depan - meskipun bukan di Rusia, seperti yang telah dispekulasikan untuk sementara, tetapi di Ukraina.

Wagner telah mempelopori serangan terhadap kota-kota di timur Ukraina, dalam pertempuran terpanjang dan paling berdarah dari serangan Rusia selama setahun. Kedua belah pihak menderita kerugian besar di sekitar Bakhmut.

Baca Juga: Bos Tentara Bayaran Rusia Yevgeny Prigozhin Ingin Jadi Presiden Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Tentara China Ikut Perang...
Tentara China Ikut Perang Bantu Rusia Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved