Penyelidikan Kantor Polisi Rahasia China di Kanada Picu Kemarahan Beijing

Sabtu, 11 Maret 2023 - 10:50 WIB
loading...
Penyelidikan Kantor...
Ilustrasi
A A A
OTTAWA - China menuduh Kanada mencoreng reputasinya setelah polisi federal Kanada mengumumkan minggu ini bahwa mereka meluncurkan penyelidikan terhadap dugaan " kantor polisi " China yang beroperasi secara diam-diam di provinsi Quebec.

Selama konferensi pers pada Jumat (10/3/2023), juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning mengatakan, Kanada harus "berhenti membuat sensasi dan membesar-besarkan masalah ini dan menghentikan serangan dan fitnah terhadap China".

Baca juga: Warga Kanada Minta PM Trudeau Bersikap Lebih Keras pada China

“China telah dengan ketat mematuhi hukum internasional dan menghormati kedaulatan yudisial semua negara,” kata Mao, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Royal Canadian Mounted Police (RCMP) mengatakan pada Kamis (9/3/2023), bahwa pihaknya telah meluncurkan penyelidikan ke dua "kantor polisi rahasia" yang diyakini bekerja atas nama pemerintah China di Montreal dan pinggiran terdekat Brossard, Quebec.

“RCMP mengakui bahwa warga Kanada asal China adalah korban dari dugaan kegiatan yang dilakukan oleh pusat-pusat ini,” kata Sersan RCMP, Charles Poirier dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Canadian Broadcasting Corporation.

Baca juga: Kanada Jatuhkan Sanksi Tambahan pada 192 Individu Rusia

“Aktivitas ini dan segala bentuk intimidasi, pelecehan, atau penargetan berbahaya terhadap komunitas atau diaspora di Kanada tidak akan ditoleransi,” lanjut pernyataan itu.

Mao, juru bicara kementerian luar negeri China, tidak berkomentar tentang keberadaan kantor polisi atau apakah dioperasikan oleh otoritas pemerintah China.

Sementara itu, Safeguard Defenders, sebuah organisasi hak asasi manusia Spanyol, mengatakan China memiliki lusinan stasiun semacam itu di seluruh dunia, termasuk di Inggris dan Amerika Serikat.

Dalam sebuah laporan September lalu, dikatakan stasiun itu digunakan untuk "melecehkan, mengancam, mengintimidasi, dan memaksa target untuk kembali ke China untuk penganiayaan".

Baca juga: Balon Mata-mata Juga Terlihat di Kanada

Pada bulan Oktober, Kementerian Luar Negeri Belanda mengatakan sedang menyelidiki laporan bahwa pemerintah China telah mendirikan kantor polisi ilegal di Belanda untuk mengintimidasi para pembangkang. Beijing menyebut laporan itu "benar-benar salah".

Kementerian Luar Negeri China sebelumnya menggambarkan pos-pos luar negeri sebagai stasiun layanan bagi orang-orang China yang berada di luar negeri dan membutuhkan bantuan dengan tugas-tugas birokrasi, seperti memperbarui SIM China mereka.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved