Kata Eks Komandan NATO, Ini 3 Alasan Putin Gempur Ukraina dengan Rudal Hipersonik Kinzhal

Sabtu, 11 Maret 2023 - 03:43 WIB
loading...
A A A
Klaim bahwa Moskow kehabisan rudal hipersonik Kinzhal tidak dapat diverifikasi secara independen. Namun Wakil Kepala Intelijen Militer Ukraina Vadym Skibitsky mengatakan kepada RBC pada bulan Januari bahwa pasokan rudal presisi tinggi Rusia, termasuk Kh-101, Kh-555 dan rudal Kalibr, hampir habis.

Stavridis memberikan tiga kemungkinan alasan mengapa Rusia menggunakan rudal hipersonik Kinzhal sekarang, meskipun mungkin tidak banyak stoknya.

"Jadi untuk menembak enam dari mereka dalam satu malam: A. Mereka benar-benar kehabisan [amunisi], B. Mereka berusaha untuk menunjukkan kemampuan mereka dan, C. Mereka benar-benar ingin mengejar [penghancuran] jaringan listrik, terutama selama bulan-bulan musim dingin karena mereka merasa—saya pikir sangat tidak benar—bahwa pada akhirnya itu akan menjadi jalan untuk mematahkan harapan rakyat Ukraina," kata Stavridis.

Baca juga: Oposisi Rusia Sebut Perang Ukraina Buntu, Desak Perdamaian

Pakar lain berpikir penggunaan rudal hipersonik Kinzhal yang berteknologi canggih terhadp seluruh Ukraina dapat mengubah secara mendasar dinamika perang, kemungkinan meningkatkan konflik di Ukraina.

“Penggunaan rudal hipersonik jelas merupakan langkah eskalasi oleh Rusia,” kata mantan Kolonel Angkatan Udara dan pakar pertahanan Jeff Fischer kepada Newsweek.

"Kh-47M2 secara mendasar mengubah perang. Kemungkinan Ukraina tidak dapat melawannya. Selanjutnya, ini juga merupakan tantangan bagi Amerika Serikat. Pada Mei 2022, Presiden Joe Biden mengomentari Kh-47M2, dengan mengatakan bahwa rudal itu 'hampir tidak mungkin dihentikan'," paparnya, yang dilansir Newsweek, Sabtu (11/3/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Berita Terkini
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Infografis
Solidaritas Antar Anggota...
Solidaritas Antar Anggota Retak, Ini 3 Tanda Kehancuran NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved