Pembawa Acara Televisi Transgender Pertama di Pakistan Lolos dari Upaya Pembunuhan

Minggu, 05 Maret 2023 - 05:45 WIB
loading...
A A A
Setelah tiga bulan pelatihan, dia memulai karirnya pada 23 Maret 2018, dan berita tentang pekerjaannya menjadi viral, dia menjelaskan kepada majalah wanita di seluruh dunia.

“Seperti orang transgender lainnya, saya tidak mendapat dukungan apa pun dari keluarga saya. Sendiri, saya melakukan beberapa pekerjaan kasar dan melanjutkan studi saya. Saya selalu ingin menjadi pembawa berita, dan impian saya menjadi kenyataan ketika saya terpilih,” ujar dia kepada Voice of America dalam wawancara.

Berbicara dengan BBC dia berkata, “Komunitas kita harus diperlakukan sama dan tidak boleh ada diskriminasi gender. Kita harus diberi hak yang sama dan dianggap sebagai warga negara biasa, bukan jenis kelamin ketiga.”

Dia menambahkan, “Keluarga saya tahu saya telah menjadi model dan mereka tahu bahwa saya bekerja sebagai penyiar berita. Ini zaman media sosial dan tidak ada yang tidak diketahui keluarga saya. Tapi mereka masih tidak mengakui saya.”

Pakistan adalah negara yang terkenal karena pelanggaran hak asasi manusianya, dan komunitas LGBTQ dan interseks adalah salah satu kelompok yang paling rentan di negara tersebut.

Meski ada tantangan, komunitas itu berjuang untuk hak-hak mereka dan perlahan-lahan membuat kemajuan.

Karena homoseksualitas adalah ilegal di Pakistan, komunitas LGBTQ dan interseks seringkali terpaksa bersembunyi.

Hal ini membuat sulit untuk memperkirakan jumlah komunitas itu, tetapi diperkirakan ada puluhan ribu orang LGBTQ dan interseks yang tinggal di Pakistan.

Banyak dari mereka tinggal di daerah kaya Karachi, kota terbesar di negara itu, tanpa rasa takut, seperti halnya anggota masyarakat di bagian serupa di Pakistan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved