Pembawa Acara Televisi Transgender Pertama di Pakistan Lolos dari Upaya Pembunuhan

Minggu, 05 Maret 2023 - 05:45 WIB
loading...
A A A
Selain kriminalisasi LGBTQ dan interseks di Pakistan, komunitas juga terus menghadapi diskriminasi dan kekerasan yang sering dilakukan anggota keluarga.

Banyak orang LGBTQ dan interseks menghadapi pelecehan verbal, emosional, dan bahkan fisik dari keluarga mereka karena tekanan sosial dan agama.

Hal ini dapat menyebabkan mereka putus sekolah atau meninggalkan pendidikan tinggi sama sekali.

Diskriminasi di tempat kerja dan sistem pendidikan memaksa banyak orang Pakistan LGBTQ dan interseks untuk tetap menutup diri, dan mereka yang keluar seringkali tidak dapat menemukan pekerjaan atau melanjutkan pendidikan mereka.

Akses ke perawatan kesehatan, termasuk pengujian dan pengobatan untuk penyakit menular seksual dan infeksi, merupakan tantangan yang berkelanjutan.

Undang-undang yang mengizinkan orang transgender untuk mengubah jenis kelamin secara legal pada kartu identitas nasional mereka dan dokumen resmi lainnya, memungkinkan mereka memilih dan melarang diskriminasi berdasarkan identitas gender dalam pekerjaan, perawatan kesehatan, pendidikan, dan transportasi umum mulai berlaku pada tahun 2021.

Mahkamah Agung Pakistan pada tahun 2009 memutuskan mendukung pengakuan orang transgender sebagai jenis kelamin ketiga pada kartu identitas.

Diskriminasi terhadap transgender Pakistan tetap meluas meskipun ada kemajuan ini.

Dalam wawancara dengan majalah mode Elle, Malik, yang saat itu berusia 21 tahun, yang sebelumnya bekerja sebagai model mencatat bahwa dia pindah dengan seorang teman transgender dan memperoleh gelar Bachelor of Arts di bidang jurnalisme dan kewarganegaraan dari Universitas Punjab Lahore, sambil belajar tata rias dan bekerja di salon lokal untuk menghidupi dirinya sendiri.

Setelah lulus, dia mulai mencari pekerjaan dan mendapatkan pekerjaan pertamanya saat ini dengan Kohinoor News, saluran TV kecil yang berbasis di Lahore, setelah lulus tes layarnya dengan gemilang.

“Saat wawancara saya, mereka bertanya, ‘Mengapa Anda tertarik bekerja di sini? Bukankah orang transgender hanya mengemis dan menari demi uang?’” papar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved