Serbia Sangkal Pasok Senjata ke Ukraina
Minggu, 05 Maret 2023 - 02:01 WIB
loading...
A
A
A
“Sejak awal konflik di Ukraina, tidak satu pun dari roket, ranjau, atau peluru kami yang dicakup oleh kesepakatan atau dikirimkan sedemikian rupa sehingga salah satu pihak yang berkonflik adalah pengguna akhir,” papar Kemhan Serbia.
Kemhan Serbia mencatat pemerintah beroperasi secara ketat sejalan dengan pembatasan internasional dan keputusan PBB mengenai negara atau entitas tertentu.
Pada saat yang sama, Kemhan Serbia mengatakan Beograd tidak dapat dimintai pertanggungjawaban atas potensi pelanggaran perjanjian pengguna akhir oleh pihak ketiga.
Dalam beberapa hari terakhir, laporan media menyatakan pembuat senjata milik negara Serbia Krusik memasok setidaknya satu batch dari sekitar 3.500 roket 122 mm yang digunakan dengan sistem peluncuran roket multipel M-21 Grad buatan Soviet.
Pengiriman tersebut diduga dikirim ke pelanggan Turki, yang kemudian mengirimnya ke Ukraina melalui Slovakia.
Pabrik senjata Krusik adalah yang pertama menyangkal tuduhan tersebut, bersikeras laporan media menggunakan “informasi yang tidak lengkap dan tidak relevan.”
Pabrikan juga bersikeras belum menandatangani kontrak pengiriman dengan perusahaan Turki Arca Savunma Sanayi Ticaret Limited, yang disebutkan dalam dokumen, seluruhnya.
Kemhan Serbia mencatat pemerintah beroperasi secara ketat sejalan dengan pembatasan internasional dan keputusan PBB mengenai negara atau entitas tertentu.
Pada saat yang sama, Kemhan Serbia mengatakan Beograd tidak dapat dimintai pertanggungjawaban atas potensi pelanggaran perjanjian pengguna akhir oleh pihak ketiga.
Dalam beberapa hari terakhir, laporan media menyatakan pembuat senjata milik negara Serbia Krusik memasok setidaknya satu batch dari sekitar 3.500 roket 122 mm yang digunakan dengan sistem peluncuran roket multipel M-21 Grad buatan Soviet.
Pengiriman tersebut diduga dikirim ke pelanggan Turki, yang kemudian mengirimnya ke Ukraina melalui Slovakia.
Pabrik senjata Krusik adalah yang pertama menyangkal tuduhan tersebut, bersikeras laporan media menggunakan “informasi yang tidak lengkap dan tidak relevan.”
Pabrikan juga bersikeras belum menandatangani kontrak pengiriman dengan perusahaan Turki Arca Savunma Sanayi Ticaret Limited, yang disebutkan dalam dokumen, seluruhnya.
Lihat Juga :