Sekutu Putin Ingin Penghina Militer dan Tentara Bayaran Rusia Dipenjara Lebih Lama

Kamis, 02 Maret 2023 - 09:20 WIB
loading...
Sekutu Putin Ingin Penghina...
Sekutu Presiden Vladimir Putin ingin penghina militer dan tentara bayaran Rusia dipenjara lebih lama. Foto/REUTERS/Igor Russak
A A A
MOSKOW - Vyacheslav Volodin, Ketua Parlemen Rusia yang juga sekutu Presiden Vladimir Putin ingin menambah waktu penjara lebih lama bagi penduduk yang menghina militer dan kelompok tentara bayaran Wagner Group.

Volodin mengusulkan amandemen undang-undang penyensoran yang akan menaikkan hukuman maksimum bagi orang-orang yang mendiskreditkan angkatan bersenjata Rusia, yang selama ini antara lima tahun hingga 15 tahun penjara.

Warga Rusia sudah dapat dihukum oleh pemerintah mereka hingga 15 tahun penjara karena menyebarkan apa yang dijelaskan Moskow sebagai informasi palsu tentang militer.

Baca juga: Bos Tentara Bayaran Rusia Naik Jet Tempur Bombardir Bakhmut,Tantang Zelensky Duel Langit


Sekitar seminggu yang lalu, seorang jurnalis Rusia dijatuhi hukuman enam tahun penjara setelah pengadilan memutuskan dia bersalah karena menyebarkan informasi palsu tentang tindakan angkatan bersenjata Rusia.

Moskow memperkenalkan undang-undang tahun lalu dengan harapan meredam kritik domestik dan perbedaan pendapat atas invasi ke Ukraina.

"Inisiatif ini akan melindungi semua orang yang hari ini mempertaruhkan nyawa mereka untuk memastikan keamanan negara dan warga negara kita," tulis Volodin di Telegram, yang dikutip Reuters, Kamis (2/3/2023). "Hukuman bagi pelanggar akan sangat berat."

Proposal amandemen tersebut, yang mencakup perluasan perlindungan yang sama untuk pertama kalinya kepada Wagner Group, menyerukan denda hingga sekitar USD70.000, kerja paksa atau penjara hingga lima tahun, dan penjara hingga 15 tahun karena menghina pasukan Rusia.

Kelompok hak asasi manusia (HAM) OVD-Info mengatakan lebih dari 5.800 orang telah terjerat dalam undang-undang tentang mendiskreditkan angkatan bersenjata Rusia.

"Amandemen ini akan memungkinkan kami untuk membela hak-hak individu yang membela negara," tulis Yevgeny Prigozhin, pendiri Wagner Group, dalam sebuah surat kepada Volodin untuk mendukung amandemennya.

Parlemen atau Duma Negara akan memberikan suara untuk amandemen yang diusulkan pada 14 Maret mendatang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved