Negara Uni Eropa Ini Dukung Rencana Perdamaian Rusia-Ukraina Usulan China

Selasa, 28 Februari 2023 - 20:14 WIB
loading...
A A A
Pada saat yang sama, Orban mendukung aksesi Swedia dan Finlandia ke NATO. Dia juga menggambarkan blok militer sebagai penjamin keamanan, sambil mengakui bahwa dia tidak antusias dengan semua yang terjadi di dalam NATO.

Sementara itu, pendukung Kiev di Barat telah menepis proposal Beijing. Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa China tidak “memiliki banyak kredibilitas” dalam masalah ini karena menolak untuk mengutuk tindakan Rusia dan bergabung dengan sanksi Barat.

Moskow sebelumnya menyambut baik upaya China yang bertujuan menyelesaikan konflik yang sedang berlangsung melalui cara damai. Minggu lalu, Kremlin mengatakan, bagaimanapun, bahwa pihaknya tidak melihat peluang untuk penyelesaian politik dari konflik tersebut saat ini.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky baru-baru ini menyatakan bahwa tidak ada yang perlu dibicarakan dengan Rusia dan tidak ada seorang pun di Moskow yang dapat diajak bicara oleh Kiev.

Kata-katanya datang di tengah upaya yang dilaporkan oleh para pendukung Baratnya, termasuk Prancis, Jerman dan Inggris, untuk mendorong Ukraina terlibat dalam pembicaraan dengan Rusia.

Baca Juga: Barat Pertimbangkan Batas Waktu Perundingan Damai untuk Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
KPK Geledah Rumah Kadis...
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu, Sita Uang Rp4 Miliar
Londo Ireng di Republik...
Londo Ireng di Republik Antikritik
Instagram Menguji Fitur...
Instagram Menguji Fitur Pengeditan Stories Tanpa Menghapus Postingan
Berita Terkini
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Infografis
Setelah Ukraina, Negara...
Setelah Ukraina, Negara NATO Ini Jadi Target Rusia Berikutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved