Mantan Presiden Rusia Peringatkan Kiamat Nuklir Dipicu Barat

Senin, 27 Februari 2023 - 18:14 WIB
loading...
Mantan Presiden Rusia...
Sistem rudal balistik antarbenua Topol Rusia yang berkemampuan nuklir. Foto/Sputnik/Alexandr Kryazhev
A A A
MOSKOW - Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev memperingatkan Barat membahayakan keberadaan peradaban manusia dengan mengancam Moskow.

Menurut dia, dukungan berkelanjutan untuk Ukraina dari AS dan sekutunya dapat mengakibatkan "kiamat" nuklir.

“Pencapaian besar kepemimpinan Soviet dan Rusia pada awal 1990-an adalah mampu melestarikan potensi nuklir negara itu setelah runtuhnya Uni Soviet,” ungkap Medvedev dalam artikel yang diterbitkan di surat kabar Izvestia pada Senin (27/2/2023).

“Barat adalah delusi jika berpikir bahwa, setelah menghentikan Uni Soviet, ia juga akan dapat mengubur Rusia modern tanpa masalah berarti bagi dirinya sendiri, dengan membuang nyawa ribuan orang yang terlibat dalam konflik (di Ukraina) ke dalam tungku,” tulis dia.

Baca juga: Putin Bongkar Masalah Utama Rusia dengan Amerika Serikat

“Itu adalah kesalahpahaman yang sangat berbahaya,” tambah Medvedev, yang kini menjadi wakil ketua Dewan Keamanan Rusia.

“Jika masalah keberadaan Rusia diangkat dengan serius, itu tidak akan diputuskan di front Ukraina. (Itu akan diputuskan) bersama dengan masalah keberadaan lebih lanjut dari seluruh peradaban manusia,” tegas dia memperingatkan.

Menurut dia, AS dan sekutunya, yang terus memompa Ukraina dengan senjata dan mencegah semua upaya untuk memulihkan pembicaraan damai antara Moskow dan Kiev.

“Mereka menolak untuk memahami tujuan mereka pasti mengarah pada kegagalan total; kekalahan untuk semua orang; runtuh. Kiamat ketika kehidupan sebelumnya harus dilupakan selama berabad-abad, sampai puing-puing berasap berhenti memancarkan radiasi,” ujar mantan presiden itu.

“Rusia tidak akan membiarkan ini terjadi,” tulis Medvedev.

Dia mencatat, “Barat dan satelitnya hanya mewakili 15% dari populasi dunia, sementara bagian dunia lainnya lebih besar jumlahnya dan jauh lebih kuat.”

“Kekuatan tenang negara kita yang hebat dan kredibilitas mitranya adalah kunci untuk menjaga masa depan seluruh dunia,” pungkas dia.

Selama konflik di Ukraina, Rusia memperingatkan pihaknya siap menggunakan persenjataan nuklirnya jika menghadapi ancaman eksistensial dari senjata nuklir atau konvensional.

Namun, Moskow membantah klaim Barat bahwa mereka berencana menyebarkan senjata nuklir di wilayah Ukraina.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved