Eks Penasihat Kremlin: Biden Pemicu Perang Ukraina karena Benci Putin

Sabtu, 25 Februari 2023 - 20:23 WIB
loading...
A A A
Setelah empat tahun sebagai perdana menteri, Putin menjadi presiden lagi pada tahun 2012. Konstitusi telah diubah untuk memungkinkan Putin berpotensi tetap sebagai presiden hingga tahun 2036.

Menurut Markov, ketika Biden menjadi wakil presiden di bawah Barack Obama, dia memberi tahu Putin untuk masa jabatan ketiga, berikan Dmitry Anatolyevich (Medvedev) kursi kepresidenan. Markov menambahkan bahwa Putin telah memarahinya tetapi Biden mulai membencinya.

Berbagi klip ucapan Markov, Gerashchenko menulis, "Penyebar propaganda Rusia mengatakan perang di Ukraina adalah kesalahan Joe Biden - karena, menurut penyebar propaganda, Biden membenci Putin karena tidak mengikuti nasihatnya pada tahun 2010."

"Geopolitik, gaya propaganda Rusia. Dan tidak ada kesalahan mereka," tambahnya.

Markov adalah profesor ilmu politik di Moscow State Institute of International Relations. Minggu ini, dia menyarankan bahwa Rusia, pada dasarnya, mengizinkan kunjungan mendadak Biden ke Kiev untuk bertemu dengan mitranya dari Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Dia mengatakan kepada saluran televisi Russia 1 bahwa Biden telah menerima jaminan keamanan dari Moskow.

Baca: China Ajukan 12 Poin untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina, Ini Rincian Lengkapnya

"Karena kami menepati janji dan berpihak pada kebaikan dan peradaban," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
AS Akan Gunakan Aset-Aset...
AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?
Rekomendasi
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved