Apa itu Perjanjian Nuklir New START?
Sabtu, 25 Februari 2023 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian perjanjian tersebut diratifikasi oleh kedua negara serta mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
Pada 2021, perjanjian diperpanjang hingga 2026 atas kesepakatan Presiden Vladimir Putin dan Presiden Joe Biden.
Perjanjian tersebut merupakan perjanjian yang ke-7 dari serangkaian perjanjian bilateral antara Rusia dan Amerika Serikat guna membatasi senjata nuklir strategis.
Sebelum adanya perjanjian New START, terdapat perjanjian START yang ditandatangani oleh Presiden AS George HW Bush dan pemimpin terakhir Uni Soviet Mikhail Gorbachev.
Perjanjian ini membatasi jumlah rudal balistik antarbenua serta hulu ledak nuklir yang dimiliki kedua negara.
Saat dilaksanakan sepenuhnya, perjanjian tersebut mengakibatkan penghapusan sekitar 80% dari semua senjata nuklir strategis.
Diusulkan oleh Presiden Ronald Reagan, START berganti nama menjadi START I. Perjanjian secara langsung mengakibatkan penonaktifan serta penghancuran 450 Minuteman II Launch Facilities (LFs), 45 Launch Control Facilities (LCFs).
Pada 2021, perjanjian diperpanjang hingga 2026 atas kesepakatan Presiden Vladimir Putin dan Presiden Joe Biden.
Perjanjian tersebut merupakan perjanjian yang ke-7 dari serangkaian perjanjian bilateral antara Rusia dan Amerika Serikat guna membatasi senjata nuklir strategis.
Sebelum adanya perjanjian New START, terdapat perjanjian START yang ditandatangani oleh Presiden AS George HW Bush dan pemimpin terakhir Uni Soviet Mikhail Gorbachev.
Perjanjian ini membatasi jumlah rudal balistik antarbenua serta hulu ledak nuklir yang dimiliki kedua negara.
Saat dilaksanakan sepenuhnya, perjanjian tersebut mengakibatkan penghapusan sekitar 80% dari semua senjata nuklir strategis.
Diusulkan oleh Presiden Ronald Reagan, START berganti nama menjadi START I. Perjanjian secara langsung mengakibatkan penonaktifan serta penghancuran 450 Minuteman II Launch Facilities (LFs), 45 Launch Control Facilities (LCFs).
Lihat Juga :