Ikuti Langkah Saudi, Oman Buka Wilayah Udara untuk Penerbangan Israel

Jum'at, 24 Februari 2023 - 10:40 WIB
loading...
Ikuti Langkah Saudi,...
Ilustrasi
A A A
MUSKAT - Oman akan membuka wilayah udaranya untuk semua maskapai, kesultanan Teluk mengumumkan pada Kamis (23/2/2023). Keputusan ini memungkinkan penerbangan warga sipil Israel untuk melintasi wilayah udara Oman.

“Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Kesultanan Oman untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan Konvensi Chicago 1944, Otoritas Penerbangan Sipil menegaskan bahwa wilayah udara Kesultanan terbuka untuk semua maskapai yang memenuhi persyaratan Otoritas untuk overflyuing,” tweeted CAA Oman, seperti dikutip dari Time of Israel.

Baca: Netanyahu: Berdamai dengan Arab Saudi Adalah Tujuan Israel

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah pesan video bahwa perkembangan tersebut mengubah Israel menjadi “titik transfer pusat antara Asia dan Eropa”. Netanyahu menambahkan bahwa pekerjaan membuka langit Oman dimulai dengan kunjungannya ke Oman tahun 2018.

Sementara Menteri Luar Negeri Eli Cohen menyebut langkah itu sebagai keputusan bersejarah yang akan mempersingkat perjalanan ke Asia, menurunkan biaya bagi orang Israel, dan membantu perusahaan Israel menjadi lebih kompetitif.

Cohen juga berterima kasih kepada penguasa Oman, Haitham bin Tariq dan pemerintah Amerika Serikat (AS) atas bantuan mereka dalam pembicaraan selama berbulan-bulan yang dipimpin oleh Kementerian Luar Negeri Israel.

Juli lalu, menjelang kunjungan Presiden AS Joe Biden, Arab Saudi membuka langitnya untuk semua penerbangan komersial. Dengan pengumuman Oman, penerbangan Israel dapat memangkas dua hingga empat jam ke tujuan populer seperti India dan Thailand.

Baca: 11 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Nablus

Pengembangan tersebut berpotensi menurunkan harga tiket juga, mengingat maskapai penerbangan akan menghemat uang untuk bahan bakar.

Arab Saudi mulai mengizinkan maskapai Israel untuk terbang di atas wilayahnya di koridor udara khusus hanya untuk penerbangan ke dan dari UEA dan Bahrain setelah Abraham Accords ditandatangani.

Oman telah lama dicalonkan sebagai kandidat berikutnya untuk bergabung dengan Abraham Accords. Namun akhir tahun lalu, majelis rendah parlemen memilih untuk memperluas undang-undang boikot Israel.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved