Trump: Penghasut Perang di Deplu AS Dalang Kudeta Ukraina, Seret Kiev ke Konflik

Rabu, 22 Februari 2023 - 12:01 WIB
loading...
A A A
Trump menyatakan Nuland dan "orang lain seperti dia" di Departemen Luar Negeri mendukung "pemberontakan" tahun 2014 di Ukraina yang membuat mantan Presiden Viktor Yanukovych yang terpilih secara demokratis diganti dengan Petro Poroshenko yang pro-Barat, yang kemudian memulai kampanye represi militer terhadap warga Donetsk dan Luhansk.

Nuland bertemu dengan para perusuh di Kiev pada tahun 2014, di mana dia menjanjikan politisi pro-Barat program jaminan pinjaman satu miliar dolar dan bantuan militer.

Baca juga: Balas Tudingan, China Sebut AS Pengganggu Utama di Panggung Dunia

Dalam panggilan telepon bocor yang terkenal antara Nuland dan Duta Besar AS saat itu untuk Ukraina, Geoffrey Pyatt, keduanya membahas pemilihan pemimpin untuk menggantikan Yanukovych dari daftar politisi oposisi.

Trump mengklaim, seperti yang dia lakukan beberapa kali selama setahun terakhir, bahwa, “Konflik di Ukraina tidak akan pernah terjadi jika saya adalah presiden Anda.”

“Saya adalah satu-satunya presiden yang menolak nasihat bencana dari banyak jenderal, birokrat, dan yang disebut diplomat Washington yang hanya tahu bagaimana membawa kita ke dalam konflik,” papar Trump.

Dia menambahkan, “Kita perlu menyingkirkan globalis yang korup yang telah merusak setiap keputusan kebijakan luar negeri utama selama beberapa dekade.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Houthi Blokade Pelabuhan...
Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh
Rekomendasi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved