Rusia Pamer Senjata di Pameran Pertahanan Abu Dhabi, Sesumbar Sudah Diuji Perang

Selasa, 21 Februari 2023 - 15:15 WIB
loading...
Rusia Pamer Senjata...
Senjata Rusia ditampilkan di Pameran dan Konferensi Pertahanan Internasional di Abu Dhabi pada 20 Februari 2023. Foto/REUTERS
A A A
ABU DHABI - Konsorsium pertahanan milik negara Rusia Rostec memamerkan teknologi militer terbaru pilihan di Pameran Pertahanan Internasional (IDEX) 2023 di Abu-Dhabi.

Perusahaan pertahanan Rusia itu tidak terdaftar secara resmi sebagai peserta pameran tetapi berpromosi dari Paviliun Rusia seluas 1.000 meter persegi.

Rostec memamerkan sejumlah produk baru di sana, mulai dari senapan sniper dan pembidik optik hingga helikopter tempur dan beberapa peluncur roket.

CEO Perusahaan Sergey Chemezov mengatakan pekan lalu, meskipun sebagian besar upaya konglomerat itu atas perintah pertahanan dari pemerintah Rusia, Rostec masih memenuhi kontrak internasional.

“Rusia tidak bermaksud untuk menyerahkan posisinya di pasar senjata dunia,” papar dia.

Baca juga: 4 Negara dengan Angka Kelahiran Terendah di Dunia

Chemezov mengatakan Rostec menghadirkan lebih dari 150 produk berbeda. “Sebagian besar sudah diuji dalam pertempuran nyata,” ungkap dia.

Dia menambahkan, “Ini adalah salah satu keunggulan utama senjata Rusia jika dibandingkan dengan pesaing.”

Di antara barang-barang yang ditampilkan adalah 1K144-E, kit pengawasan siluman portabel yang dilaporkan dapat mengidentifikasi pasukan dan kendaraan musuh sambil tetap tidak terlihat sama sekali.

Perangkat ini mencakup sensor seismik, inframerah, dan magnetometrik yang dapat diletakkan di bawah tanah dan mengirimkan data tentang nomor dan arah lawan ke operator melalui saluran radio.

IDEX adalah pameran senjata dua tahunan yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA) untuk industri pertahanan, pemerintah, angkatan bersenjata, dan personel militer untuk memamerkan perkembangan terbaru mereka dan berlangsung sepanjang pekan mulai 20 Februari.

Perusahaan Rusia tidak terdaftar sebagai peserta pameran resmi, tetapi tetap tersedia di paviliun terpisah dan mudah diakses oleh peserta pameran.

“Negara-negara asing telah menyatakan minatnya pada sistem pertahanan udara Rusia, yang telah terbukti selama aksi militer,” ungkap seorang pejabat dari Badan Federal Rusia untuk Kerjasama Teknik-Militer kepada kantor berita TASS pada Senin (20/2/2023).

CEO Rosoboronexport Alexander Mikheyev mengatakan Moskow menggunakan IDEX untuk mempertimbangkan berbagai opsi proyek bersama, termasuk pengembangan pesawat tempur generasi kelima berdasarkan pesawat taktis ringan Checkmate, juga dikenal sebagai Su-75.

Rosoboronexport merupakan badan negara Rusia untuk perdagangan senjata internasional.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Viral! Pesawat Boeing...
Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...
Rekomendasi
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved