Alamak, AS Diduga Hancurkan Balon Rp181 Ribu Pakai Rudal Rp6 M!

Minggu, 19 Februari 2023 - 09:12 WIB
loading...
Alamak, AS Diduga Hancurkan...
Bukan benda misterius, AS kemungkinan menghancurkan sebuah balon senilai Rp181 ribu (insert) menggunakan rudal Rp6 miliar. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
Teka-teki terkait benda misterius yang ditembak jatuh oleh Amerika Serikat (AS) yang menghebohkan tampaknya mulai terkuak. Sebuah laporan menyatakan jika salah satu objek yang ditembak jatuh itu adalah sebuah balon yang diluncurkan oleh sebuah klub hobi.

Namun yang menggelitik adalah AS sampai harus menggunakan rudal Sidewinder seharga USD400 ribu atau sekitar Rp6 miliar untuk menghancurkan sebuah balon yang nominalnya cuma USD12 atau Rp181 ribu!

Dilaporkan Brigade Balon Bottlecap Illinois Utara mengatakan kepada Aviation Week bahwa salah satu balonnya telah hilang, dan itu kemungkinan adalah salah satu objek yang ditembak jatuh oleh Angkatan Udara AS menggunakan misil pencari panas Sidewinder.

"Saya mencoba menghubungi militer kita dan FBI - dan baru saja mendapatkan jalan keluar - untuk mencoba memberi tahu mereka tentang banyak hal yang mungkin terjadi. Dan mereka tampaknya tidak terlalu pintar untuk menembak mereka," ucap Ron Meadows, yang perusahaannya di California mendesain balon pico kepada Aviation Week.

Klub tersebut mengatakan bahwa mereka telah melacak arah balon pico peraknya. Posisi terakhirnya yang dilaporkan pada 10 Februari adalah di ketinggian 38.910 kaki di lepas pantai barat Alaska.

Balon pico yang menyerupai balon pesta diperlukan diterbangkan di ketinggian yang tinggi, lalu melacak jalur penerbangannya saat melakukan perjalanan melintasi dunia.

Baca: AS Kembali Tembak Jatuh Benda Misterius, Kali Ini di Atas Kanada

Menurut laporan, sebuah balon pico dapat berharga mulai dari USD12 (Rp181 ribu) hingga USD180 (Rp2,7 juta).

Menurut alat pelacak Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA), balon itu akan terbang di atas Wilayah Yukon di Kanada pada 11 Februari atau hari yang sama ketika AS mengatakan telah menembak jatuh benda misterius di atas wilayah tersebut.

Kesamaannya cukup menarik, dengan AS mengatakan objek yang ditembak jatuh oleh jet tempur F-22 "bersifat silinder", dan terbang di lokasi yang sama dan pada ketinggian yang sama dengan balon pico milik klub hobi itu.

"Balon itu telah mengelilingi dunia beberapa kali sebelum dinyatakan 'hilang dalam aksi' Sabtu lalu," kata kelompok itu seperti dikutip dari Insider, Minggu (19/2/2023).

Angkatan Udara AS menggunakan rudal Sidewinder untuk menjatuhkan objek di atas Yukon, bersama dengan UFO di Alaska pada hari Jumat dan di atas Danau Huron di Michigan pada hari Minggu. Menurut laporan, biaya rudal masing-masing lebih dari USD400.000 (Rp6 miliar).

Baca: Jet Tempur F-16 AS Ternyata 2 Kali Merudal UFO, yang Pertama Meleset

Sistem radar AS telah disesuaikan untuk mendeteksi lebih banyak objek di tengah meningkatnya kewaspadaan menyusul ditembak jatuhnya balon China di lepas pantai Carolina Selatan minggu sebelumnya. AS mengatakan bahwa balon itu digunakan untuk spionase.

Presiden AS Joe Biden telah memerintahkan agar benda-benda itu ditembak jatuh atas saran pejabat tinggi militer, yang tidak dapat memastikan sifat atau tujuannya. Ketika militer telah berusaha untuk mengambil puing-puing dari benda-benda yang jatuh, Gedung Putih telah berusaha untuk meredam spekulasi bahwa mereka mungkin berasal dari luar angkasa.

Sedangkan para ahli berspekulasi bahwa mereka bisa saja dikirim oleh kekuatan asing untuk menguji respons AS.

Dalam jumpa pers hari Kamis, Biden mengatakan bahwa tidak ada bukti bahwa benda-benda tersebut telah dikerahkan untuk tujuan jahat.

"Saat ini tidak ada yang menunjukkan bahwa mereka terkait dengan program balon mata-mata China atau bahwa mereka adalah kendaraan pengintai dari negara lain mana pun," kata Biden.

"Penilaian komunitas intelijen saat ini adalah bahwa ketiga objek ini kemungkinan besar adalah balon yang terikat pada perusahaan swasta, lembaga rekreasi atau penelitian yang mempelajari cuaca atau melakukan penelitian ilmiah lainnya," sambungnya.

Baca: Tembak Jatuh Balon China, Biden Emoh Minta Maaf ke Xi Jinping
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Pakistan Hancurkan Gudang...
Pakistan Hancurkan Gudang Rudal BrahMos Kebanggaan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved