Jadi Mata-mata Rusia, Eks Satpam Kedubes Inggris Dibui 13 Tahun

Jum'at, 17 Februari 2023 - 19:36 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, pengadilan mendengar tentang operasi gabungan yang cermat antara polisi Inggris dan Jerman serta MI5 yang berujung pada penangkapan Smith.

Pada 5 Agustus 2021, Smith diminta oleh seorang anggota staf kedutaan untuk mengawal seorang agen rahasia yang menyamar sebagai pembelot Rusia, "Dmitry" ke dalam gedung.

Smith membuat salinan dokumen yang dibawa Dmitry dan menyimpan kemasan kartu sim dengan nomor telepon pembelot, bukannya menghancurkannya seperti yang diperintahkan. Kemudian di pos keamanannya, Smith diperlihatkan dalam film rahasia menggunakan kamera kecil untuk merekam sekitar 45 detik CCTV yang merekam kunjungan Dmitry sambil berkata: "Jika dia bekerja di kedutaan, mereka akan mengenalnya."

Beberapa hari kemudian, Smith disapa di halte trem oleh mata-mata Rusia palsu, Irina, yang mengatakan seseorang menyampaikan informasi yang "merusak Rusia". Dia tampak skeptis, mengatakan itu telah "muncul pada saya" dan dia perlu berbicara dengan "seseorang", sebuah referensi yang jelas merujuk kepada orang yang membawanya.

Dalam kesaksiannya, Smith mengatakan dia sekarang "malu" atas perilakunya dan menganggap dirinya bangga sebagai orang Skotlandia. Dia mengatakan dia marah pada majikannya, depresi dan minum tujuh pint sehari setelah istrinya yang berusia 20 tahun di Ukraina kembali ke negara asalnya.

Dia mengaku tertarik dengan teori konspirasi yang dianut oleh Alex Jones's InfoWars dan ahli teori konspirasi David Icke, tetapi membantah pro-Rusia atau memiliki simpati sayap kanan.

Namun, jaksa menunjukkan koleksi memorabilia militer Rusia, termasuk bendera dan mainan rottweiler yang besar, serta dukungan masa lalunya untuk separatis yang didukung Rusia di Donbas.

“David Smith menyalahgunakan posisinya di kedutaan Inggris di Berlin untuk secara diam-diam mengumpulkan dan menyampaikan informasi sensitif kepada negara Rusia. Kejahatan-kejahatan ini merupakan serangan terhadap negara kita dan dapat mengancam keamanan nasional," kata Nick Price, dari Crown Prosecution Service.

“Tindakannya tidak hanya didorong oleh uang dan keserakahan. Dalam beberapa kesempatan dia mengungkapkan ketidaksukaan yang kuat terhadap Inggris dan Jerman dan menyatakan simpati kepada otoritas Rusia. Keyakinan ini mungkin telah menyebabkan kerusakan lebih lanjut seandainya Smith tidak ditemukan dan dituntut,” tukasnya.

Baca: Inggris Bisa Segera Produksi Senjata dan Tank di Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
Moncer di Piala Dunia...
Moncer di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Favorit Raih Ballon d'Or
Dukung Fatwa Haram MUI...
Dukung Fatwa Haram MUI Jatim, Kadin dan APVI Tegaskan Produk Vape Legal Bebas Narkoba
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Berita Terkini
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved